Berita

Foto/Net

Politik

IMM Akan Dampingi Amien Rais Ke KPK

SABTU, 03 JUNI 2017 | 23:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) akan mendampingi tokoh nasional Amien Rais ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (5/5).

Demikian ditegaskan Ketua Umum DPP IMM, Taufan Putra Revolusi dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Sabtu (3/6).

IMM menilai bahwa Amien Rais telah dijadikan target operasi politik dari kelompok-kelompok tertentu. Karena itu, wajib hukumnya bagi IMM untuk mendukung dan membela tokoh reformasi itu.


"Bagi kami, selain orang tua dan guru, Pak Amien adalah tokoh umat dan ulama yang sampai hari ini konsisten membela kebenaran. Sebagai mantan ketua umum PP Muhammadiyah, integritas dan akhlak beliau sudah teruji," ungkap Taufan.

Sudah sepatutnya, lanjut dia, elemen mahasiswa, pemuda, dan tokoh-tokoh masyarakat ikut memberikan dukungan.

Menurutnya, kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh Islam sudah harus dihentikan. Tidak boleh lagi ada korban-korban berikutnya.

"Kalau kita diam, saya khawatir, akan muncul lagi korban-korban baru. Keadilan harus ditegakkan. Tidak boleh ada satu orang pun yang mencari-cari kesalahan orang lain dalam penegakan hukum," demikian Taufan.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga salah satu pendiri IMM, Amien Rais disebut menerima transfer dana hingga Rp 600 juta dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan Tahun 2005 yang menyeret mantan Menkes Siti Fadilah Supari.

Namun mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir mengatakan bahwa uang tersebut adalah bantuan pribadinya. "Demikian juga waktu saya membantu Pak Amien (Amien Rais) itu ya dari dulu tahun 1985-an, itu juga saya lakukan. Nah, artinya Pak Amien mendapat aliran dana atau bantuan dari saya," jelas Soetrisno, Jumat kemarin.

Amien Rais berjanji akan menyambangi gedung KPK, Senin. Amien ke KPK untuk menemui pimpinan KPK soal tudingan jaksa KPK kepadanya. Ia juga mengaku akan melaporkan dugaan korupsi dua tokoh besar negara ini. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya