Berita

Hukum

Diduga Gara-gara THR, Dua Asisten Habisi Juru Rias

SABTU, 03 JUNI 2017 | 22:32 WIB | LAPORAN:

. Sunardi alias Yadi, warga Jl. Musyawarah RT 8/RW 01, No. 64, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ditemukan tewas, Sabtu (3/6), pukul 02.30 WIB.

Juru make-up artis itu diduga tewas dibantai oleh dua asistennya, Dan (19) dan Di (17).

"Dugaan sementara, korban tewas dibunuh oleh kedua asistennya," ujar Kapolsek Pasar Minggu, Komisaris Holden Sirait saat dikonfirmasi, Sabtu malam.


Berdasarkan keterangan dari saksi mata, insiden tersebut bermula saat kedua pelaku mendatangi kediaman korban Jumat malam (2/6), untuk membahas Tunjangan Hari Raya (THR).

Tidak berselang lama, terdengar suara gaduh dari arah kontrakan korban. Pemilik kontrakan sekaligus saksi mata, Hasballah, mencoba mencari tahu apa yang terjadi.

Saat saksi mendatangi kamar korban, tiba-tiba dua pelaku tampak keluar dengan terburu-buru. Di saat bersamaan, saksi mendapati kondisi korban yang sudah tergeletak tak bernyawa.

Hasballah pun langsung berteriak untuk meminta bantuan warga. Dua orang pelaku yang belum terlalu lama melarikan diri, berhasil diamankan warga. Tepatnya, di sekitar traffict light Koperasi, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat keduanya hendak menaiki angkot M61.

Saksi lainnya, Suci Retno, mengaku jika korban adalah pamannya. Wanita yang juga bekerja sebagai juru make-up artis itu mengatakan, jika kedua pelaku kerap beberapa kali menemui pamannya.

Diduga, kedua pelaku ribut-ribut soal THR namun tidak terpenuhi. Sehingga, keduanya merasa kesal dan akhirnya membunuh korban.

"Saat ini pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa anggota di Mapolsek Pasar Minggu," tutur Kapolsek.

Keduanya terancam dijerat pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan. Namun, kedua pelaku berpotensi dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan pemberatan.

"Kita lihat dulu dia ada unsur kesengajaan seperti sudah menyiapkan pisau atau tidak," demikian. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya