Abdul Mujib (22) mengaku tidak bermaksud memukul Putra Mario Alfian, remaja 15 tahun yang dituduh menghina pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.
Abdul Mujib kini sudah berstatus tersangka bersama satu orang lain, Matusin (52). Mereka ditangani secara hukum di Polda Metro Jaya.
Abdul yang juga pengurus FPI mengaku dirinya spontan memukul Mario. Tidak ada rencana menganiaya bocah itu.
"Spontan saja. Ketika dia menghina dan menantang seperti itu," ungkap Abdul kepada wartawan di kantor Polda Metro Jaya, Jumat sore(2/6).
Abdul mengaku kesal karena Mario dikabarkan menghina Rizieq dan ulama Islam. Wakil Ketua Bidang Misbah DPW FPI Jakarta Timur ini secara spontan memukul Mario ketika anak itu dikepung belasan orang.
"Saya kesal sama dia (korban). Dia kenapa ganggu agama kita," ungkapnya.
Soal tuduhan kekerasan terhadap anak di bawah umur, Abdul mengaku tidak tahu jika korban masih berusia 15 tahun. Alasannya, bentuk fisik korban mirip orang dewasa.
"Saya tidak tahu kalau dia (korban) ini anak kecil. Karena postur badan dia besar gitu. Mungkin kalau dia anak kecil atau sepantaran saya, mungkin saya enggak tega. Ini karena postur badan dia besar," ungkapnya.
Abdul dan Matusin dijerat tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur.
[ald]