Berita

Tito Karnavian/RMOL

Hukum

Kapolri: Yang Tidak Tegas Akan Saya Copot

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 20:30 WIB | LAPORAN:

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menanggapi dengan serius fenomena main hakim sendiri atas orang-orang yang diduga menghina ulama atau organisasi tertentu di media sosial.

Belakangan ini, tindakan main hakim sendiri itu dipopulerkan dengan istilah persekusi, yang berarti pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti atau ditumpas.

"Saya perintahkan pada jajaran, jangan takut proses hukum kalau ada pelanggaran hukum," ungkap Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, usai menghadiri buka puasa bersama Presiden dan Pimpinan Lembaga Negara di Kediaman Dinas Ketua MPR RI, Jakarta, Jumat sore (2/6).


Kapolri khusus menyorot kasus intimidasi dan penganiayaan terhadap remaja 15 tahun, Putra Mario Alfian, di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Mario dipukuli sejumlah orang karena dianggap menghina pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Dua pelakunya sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya adalah pengurus FPI.  

"Membawa orang secara paksa tanpa dikehendaki yang bersangkutan itu namanya penculikan. Kemudian memaksa orang dengan ancaman, apalagi kemudian​ ada yang menggunakan kekerasan, itu kena (pidana) juga" jelasnya.

Ia memerintahkan seluruh jajaran kepolisian agar tidak takut menegakkan hukum. Bahkan, ia mengancam memindahkan atau mencopot pejabat kepolisian yang takut bertindak keras terhadap aksi main hakim sendiri.

"Polisi yang takut, polisi yang tidak berani memberi tindakan tegas, saya tidak segan-segan memindahkan dan mengganti dengan yang lebih tegas," tegas Tito. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya