Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Proyek DPC Dirjen Pajak Dilaporkan Ke KPK, Diduga Rugikan Negara Rp 50 Miliar

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 09:55 WIB | LAPORAN:

Dugaan korupsi pada proyek pembangunan sistem kantor besar Pengelohan Data dan Dokumen (DPC/Data Processing Centre) di Dirjen Pajak yang merugikan negara Rp 50 miliar dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Lembaga Penyelamat Harta Kekayaan Negara (LPHKN), Johan Pangeran
dalam laporannya kepada KPK, menjelaskan, pelaksanaan kegiatan proyek DPC dimulai 31 Oktober 2007 dan selesai 15 Desember 2007, hanya selama 45 hari kerja yang meliputi pekerjaan (Perjanjian Pasal 2 ruang lingkup ayat 2), pembangunan infrastruktur dan sistem aplikasi kantor besar pengolahan data, dokumen serta sarana pendukungnya. Selain itu proyek juga mengerjakan migrasi data, setting konfigurasi dan integrasi dengan perangkat lainnya.

Namun dalam pelaksanannya terjadi penyimpangan bahkan mandeg. Banyak komputer kosong karena tidak ada yang bekerja melakukan pemberkasan. Lembar SPT yang di-scan waktu benchmark setelah diaplikasikan tidak bisa dilakukan dengan alat sistem pemenang. Sehingga SPT diubah sesuai alat pemenang tender.

Namun dalam pelaksanannya terjadi penyimpangan bahkan mandeg. Banyak komputer kosong karena tidak ada yang bekerja melakukan pemberkasan. Lembar SPT yang di-scan waktu benchmark setelah diaplikasikan tidak bisa dilakukan dengan alat sistem pemenang. Sehingga SPT diubah sesuai alat pemenang tender.

"Akibatnya negara dirugikan hampir mencapai Rp 50 miliar karena sebagian besar yang diberikan tidak dapat dipergunakan," ujar Johan.[wid]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya