Berita

Pudji Hartanto/Net

Nusantara

Dirjen Pudji Kecewa Alat Uji Kendaraan Di Medan Tak Maksimal

JUMAT, 02 JUNI 2017 | 02:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Insiden rem blong yang mengakibatkan truk trailer menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang menunggu lampu merah di persimpangan Jalan Ringroad dan Jalan Amal di Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/5) membuat  Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto penasaran.

Ia kemudian melakukan sidak untuk mencari tahu akar penyebab kecelakaan tersebut ke Medan, Sumatera Utara, Kamis (1/6).

Salah satu yang disasar dalam sidak itu adalah Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (BPKB) Amplas. Di balai pengujian kendaraan ini, Pudji secara langsung mencoba semua alat yang digunakan untuk menguji kendaraan.  


Hasilnya cukup mengecewakan. Pasalnya, mayoritas alat pengujian tidak berfungsi dengan maksimal.

"Ada 4 item yang saya lihat tidak berfungsi," jelasnya.

Alat yang tidak berfungsi itu antara lain alat uji emisi solar, uji speedometer, alat uji lampu, dan alat uji untuk memeriksa bagian bawah mobil.

"Speedometer ada kebocoran kompresor, alat lampu malah ada laba-labanya, di kolong juga nggak berfungsi," jabarnya.

Meski kecewa, Pudji tidak serta merta menyalahkan bawahannya. Ia menyebut bahwa masalah ini adalah masalah bersama.

"Itu salah saya, tidak pernah kontrol. Kita selama ini tidur, sama-sama tidur," sesalnya.

Ia kemudian mengajak segenap jajarannya untuk segera berbenah. Ini mengingat faktor keselamatan merupakan yang paling utama bagi masyarakat.

"Semua harus care dengan keselamatan masyarakat. Harus ada peningkatan. Kalau ada masalah, segera komunikasikan ke pusat," tegasnya.

Adapun insiden kecelakaan truk di Jalan Amal, Medan telah mengakibatkan tiga orang tewas di tempat dan enam orang lainnya mengalami luka-luka. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya