Berita

Politik

Terorisme Efektif Dilawan Dengan Ideologi Yang Disepakati Bersama

RABU, 31 MEI 2017 | 01:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Terorisme dan radikalisme sebagai sebuah ideologi akan lebih efektif jika dilawan dengan ideologi yang telah disepakati bersama di Indonesia.

Begitu kata anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha dalam forum legislasi bertajuk "Wawasan Nusantara Menuju Kebangkitan Nasional, Menjaga Nalar Bangsa untuk Hidup Bersama," di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (30/5).

''Ideologi yang telah disepakati menjelma dalam empat pilar utama, yakni NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sementara media yang paling ampuh (melawan radikalisme) adalah pendidikan, terutama bidang keagamaan,'' ujarnya.


Selain itu, ia menilai bahwa kemunculan radikalisme dan terorisme tidak lepas dari kesenjangan yang muncul akibat proses demokrasi yang tidak menghasilkan pemerataan kesejahteraan.

Hal ini terjadi karena pasca reformasi 1998, pemilik modal besar menjadi berkuasa seiring proses politik dan demokrasi yang berlangsung.

"Konsekuensinya saat berkuasa (mereka) akan mengeruk kekayaan alam daerahnya sampai habis," tegas ketua DPP PPP itu.

Oleh karena itu, ia meminta agar MPR kembali mengkaji sistem politik yang membutuhkan biaya sangat besar.

"Apalagi kepala daerah yang sudah terpilih, kemudian jor-joran menghabiskan kekayaan alam dengan habis-habisan," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya