Berita

Hukum

Besok, Ustadz Alfian Diperiksa Di Polda Metro Jaya

SELASA, 30 MEI 2017 | 14:57 WIB | LAPORAN:

Tersangka kasus hate speech atau ujaran kebencian di Mabes Polri, Alfian Tanjung, juga berstatus sama di Polda Metro Jaya (PMJ).

Bahkan, pihak PMJ telah menjadwalkan pemeriksaan Alfian sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan yang dilakukan lewat akun Twitternya, Rabu (31/5) besok.

"Besok (Rabu) pagi, Alfian kita panggil sebagai tersangka. Untuk kasus hate speech yang dilaporkan oleh saudara Tanda Perdamaian Nasution dari PDIP," ujar Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (30/5).


Dalam kasus yang ditangani PMJ, Alfian diduga telah menyindir kader PDI Perjuangan sebagai kader PKI. Ungkapan itu disampaikannya lewat akun twitter pribadinya, beberapa waktu lalu. Imbasnya, Alfian pun dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, 18 Mei 2017.

"Setelah dilakukan penyelidikan ternyata kasus tersebut adalah tindakan pidana, lalu kita naikkan ke taraf penyidikan dan kita temukan Alfian sebagai tersangka," terang Argo.

Sebelumnya diketahui, Alfian pernah disomasi oleh anggota Dewan Pers Nezar Patria. Pasalnya, Alfian diduga menuduh yang bersangkutan sebagai kader PKI dalam ceramahnya yang beredar di Youtube.

Selain itu, Alfian juga disomasi oleh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ke polisi terkait hal serupa.

Dalam ceramah tersebut, Alfian menyebutkan beberapa nama yang menurutnya adalah kader PKI. Dia juga menuturkan rapat-rapat yang dilaksanakan di Istana Kepresidenan dipimpin oleh kader PKI. Untuk kasus tersebut, Alfian telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri, Selasa (30/5) dinihari.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya