Berita

Fahri Hamzah/RM

Hukum

KPK Sita Amplop Gaji dan Tunjangan, Bukan Duit Suap

SENIN, 29 MEI 2017 | 20:33 WIB | LAPORAN:

Tersangka kasus dugaan suap predikat Wajar Tanpa Pengecualian kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Rochmadi Saptogiri sempat menitipkan pesan kepada Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat melakukan inspeksi mendadak di Rutan Mapolres Jakarta Pusat.

Menurut Rochmadi, uang sebesar Rp 1,145 miliar yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari berangkas di ruangannya merupakan uang pribadi. Uang itu sudah dikumpulkannya sejak 2001 lalu.

"Jadi yang uang Rp1,145 miliar itu dalam amplop gaji dan tunjangan. Bukan uang yang dikait-kaitkan, tetapi uang yang dikumpulkan dari tahun 2001," ujar Fahri mengulangi pesan Rochmadi saat di Rutan Mapolres Jaktim, Senin (29/5).


Dia menjelaskan, alasan Rochmadi memilih menyimpan uang di brankas kantor karena faktor keamanan. Sebelum disita KPK, uang tersebut memang dibungkus amplop gaji dan tanjangan.

"Curhatnya seperti itu, ini menjadi bukti lanjutan pemeriksaan nantinya. Kata dia (Rochmadi), dia tidak tahu ada uang yang dibawa itu, rupanya hanya Rp 40 juta," ujar Fahri.

Diketahui, Rochmadi salah satu pihak yang dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan pada Jumat (26/5) lalu.

Rochmadi diduga menerima uang sebesar Rp240 juta terkait predikat Wajar Tanpa Pengecualian yang dikeluarkan BPK kepada Kemendes PDTT.

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK menyita uang Rp40 juta dari ruangan Ali Sadili, selaku Auditor BPK. Uang itu diduga sisa pembayaran dari Rp240 juta. Selain itu KPK juga menyita uang Rp1,145 miliar dan 3 ribu dolar AS yang ditemukan di brangkas di ruang kerja Rochmadi.

Selain Rochmadi, KPK juga mencokok Inspektur Jendral Kemendes PDTT Sugito dan Jarot Budi Prabowo, Eselon III Kemendes PDTT serta Ali Sadli selaku auditor BPK.

Penetapan tersangka terhadap Sugito yang merupakan Ketua saber Pungli Kemendes PDTT lantaran diduga menyuap Rochmadi Sapto Giri dan Ali Sadli. Suap itu melalui perantara Jarot Budi Prabowo.

Rochmadi kini menjadi tahanan KPK selama 20 hari kedepan. Dirinya ditahan di Rutan Mapolres Jaktim cabang KPK. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya