Berita

Advertorial

PUPR Gandeng Kemenpar Dan Pemda Bangun 10 Wisata Potensial

SENIN, 29 MEI 2017 | 11:37 WIB | LAPORAN:

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten menyepakati Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Kesepakatan bersama itu ditandatangani  hari ini (Senin, 29/5) di Ruang Sapta Taruna Kementerian PUPR, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Usai penandatangan MoU, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Sri Hartoyo menyampaikan bahwa setidaknya ada 10 daerah yang masuk dalam KSPN.


"Ini yang kita bangun ini infrastruktur publik misalnya nanti kita bangun jalan lingkungan, ada drynase, ada penataan kawasan, air minum, persampahan, dan sebagainya. Tapi tidak bikin untuk khusus turisnya. Misalkan hotel, restoran, tidak," paparnya.

"Sekarang yang prioritas kan Borobudur, Danau Toba, Mandailika yang menjadi prioritas nasional. Tapi yang lainnya juga kita sudah mulai kerjakan," lanjutnya.

Ia menghitung untuk membangun infrastruktur umum kawasan pariwisata tersebut, dibutuhkan dana setidaknya Rp Rp 50 miliar - Rp 100 miliar.

"Biaya dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara)," terangnya.

Meski dibiayai dari APBN, Sri menegaskan jika proyek sudah rampung, maka nantinya semua sarana tersebut akan dikelola dan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya