Berita

Foto/Net

Nusantara

Sosok Tak Dikenal Ngaku Anggota TNI Acak-acak Pospol Monas

JUMAT, 26 MEI 2017 | 11:40 WIB | LAPORAN:

Sekelompok lelaki berbadan tegap mengaku anggota TNI diduga merusak Pospol Subsektor Monas Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis malam (25/5).

Tidak hanya merusak, oknum yang mengaku anggota TNI itu juga melakukan intimidasi terhadap anggota Pospol dan menganiaya pemilik warung di sekitar TKP.

"Ya benar (ada aksi pengrusakan). Tapi bisa diredam oleh anggota Pospol, Aiptu Yusuf Indra," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Komisaris Besar Argo Yuwono saat dikonfirmasi Jumat (26/5).


Menurut Yusuf, kejadian tersebut bermula ketika seorang pelaku membawa sangkur dan mencari anggota polisi tanpa alasan yang jelas, pukul 20.30 WIB.

Satu jam kemudian, datang lagi tiga orang yang mengaku salah satu komandan pelaku. Bahkan, dua jam setelahnya, sekira 23.30 WIB,  datanglah 10 orang mengaku anggota TNI menanyakan hal serupa.

Yusuf yang sedang piket malam, juga sempat mengalami tindak kekerasan akibat didorong ke dinding oleh anggota yang mengaku tentara. Sementara itu, pelaku lainnya mengacak-acak Pospol.

Setelah itu, Yusuf berupaya mencari bantuan ke Polsek Metro Gambir. Saat Yusuf kembali ke Pospol bersama anggota Patko 1012, Pospol sudah dalam kondisi berantakan. Beberapa fasilitas yang ada di Pospol, seperti komputer, lemari dan pintu kaca, juga ikut dirusak.

Sekira pukul 00.30 WIB, pedagang warung yang tidur di luar Pospol,  Amirudin (34), dibangunkan oleh seorang yang membawa sangkur. Saat ia terbangun, sangkur tersebut sempat diarahkan ke dada saksi.

Saksi langsung keluar ke belakang Pospol dan diikutin sampai pelaku. Kemudian, tangan saksi dipegang dan pipinya dipukul. Usai melakukan hal itu, pelaku pergi meninggalkan saksi.

Menurut Argo saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pengrusakan dan penganiayaan tersebut. Pihaknya juga akan mencari tahu siapa pelaku dari peristiwa itu.

"Masih dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi," demikian Argo. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya