Berita

Ismail Jusup Semau/Net

Nusantara

Pemprov NTT Diminta Segera Akomodir 221 Guru Kontrak Di Alor

RABU, 24 MEI 2017 | 12:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk segera menuntaskan persoalan 221 guru-guru kontrak di Kabupaten Alor yang hingga saat ini belum terakomodir dalam Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi NTT. Pasalnya, akibat belum terakomodir itu, para guru kontrak tersebut belum mendapatkan gaji selama 5 bulan.

Hal itu sebagaimana disuarakan anggota DPRD Provinsi NTT, Ismail Jusup Semau dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (24/5).

"Guru-guru kontrak yang sudah mengabdi, patut dihargai jasa-jasanya. Karena kasihan, dengan persoalan ini, dampaknya adalah mereka tidak menerima gaji selama 5 bulan terhitung Januari hingga Mei 2017," ujarnya.


Persoalan ini harus ditanggapi serius karena berhubungan langsung dengan pelayanan pendidikan bagi generasi muda bangsa, generasi muda NTT.

Rencananya, Komisi V DPRD NTT yang membidangi kesejahteraan masyarakat akan bersama Kadis Pendidikan Propinsi NTT menggelar kunjungan ke Alor. Di sana, rombongan akan melakukan pertemuan langsung dengan stakholder guna mencari solusi masalah ini.

"Agar Kadis bisa melihat secara langsung dan memverifikasi secara sampel guru -guru kontrak yang terdata di Dinas, agar guru kontrak yang sudah mengabdi secara faktual bisa mendapatkan hak-haknya," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya