Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Voting Ditutup, Banyak Pemilih Iran Gagal Berikan Hak Suara

SABTU, 20 MEI 2017 | 05:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) Iran resmi ditutup Sabtu (20/5) pukul 00.00 waktu setempat. Meski demikian masih banyak pemilih yang gagal memberikan hak suaranya.

Pemungutan suara ini dimulai secara serentak di 63.500 tempat pemungutan suara (TPS) pada pukul 08.00 dan berakhir hingga pukul 18.00. Namun antusias dari masyarakat yang tinggi membuat pemungutan suara diperpanjang tiga kali dan resmi ditutup pada pukul 24.00.

Namun demikian, masih banyak pemilih yang tidak bisa memberi hak suara mereka. Ini dikarenakan panjangnya antrian dan terbatasnya waktu pemilihan. Tercatat, sebanyak 56 juta warga Iran memiliki hak pilih dalam pilpres.


Sebagaimana diberitakan IRNA, masalah ini setidaknya berhasil ditemukan di Teheran, Golestan, Ilam, Yazd, Kordestan, Chahar Mahal-Bakhtiari, dan Markazi.

Sementara itu, penghitungan suara akan dimulai segera setelah pemungutan suara berakhir.

Adapun Pilpres Iran kali ini diikuti oleh 4 calon. Mereka adalah petahana Hasan Rouhani, Seyyed Ebrahim Raisi ul-Sadati atau Raisi, Mostafa Aqa-Miralim atau dikenal dengan Mirsalim, dan Seyyed Mostafa Hashemi-Taba.

Persaingan ketat diprediksi akan terjadi antara Raouhani dan Raisi yang merupakan teman dekan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya