Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gadis Asal Guinea Kabur Setelah Ditahan Sebagai Budak Seks Di Australia

JUMAT, 19 MEI 2017 | 15:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang remaja dari Guinea di Afrika Barat mengaku ditahan sebagai budak seks di Australia.

Menurut keterangan polisi New South Wales, gadis 17 tahun itu berhasil melarikan diri dari sebuah rumah di Australia.

Ia mengaku dibawa ke Sydney pada awal April oleh seorang pria yang menawarkan pekerjaannya sebagai petugas pembersih.


Namun ternyata ia dibawa ke sebuah rumah di Australia dan diserang secara seksual oleh sejumlah pria.

Gadis itu pun kemudian memberanikan diri dari rumah tersebut pada tanggal 27 April.

Petugas polisi dari agen perdagangan manusia dan regu kejahatan seks sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Dikabarkan BBC pekan ini, gadis itu mengaku melarikan diri dari tempat yang tidak ia ketahui sebelum akhirnya ada wanita yang menolongnya dan membawanya ke pusat masyarakat.

Gadis tersebut kemudian mendapat penanganan medis di rumah sakit

Gadis itu mengatakan kepada polisi bahwa dia pernah bertemu dengan seorang pria di Guinea pada bulan Januari dan dia menawarkan pekerjaan kepadanya. Keduanya kemudian melakukan perjalanan ke Australia melalui Paris selama beberapa hari di bulan April.

Saat ini polisi setempat masih melakukan penyelidikan atas kasus ini dan mencari wanita yang telah membantunya dan pria yang membawanya dari Guinea.[mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya