Berita

Kaisar Akihito/BBC

Dunia

Kaisar Akihito Selangkah Menuju Turun Tahta

JUMAT, 19 MEI 2017 | 14:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Jepang menyetujui sebuah RUU yang bila disetujui, maka akan memungkinkan Kaisar Akihito untuk turun tahta.

RUU tersebut sekarang akan diserahkan ke parlemen untuk dibahas dan diputuskan nasibanya.

Sebagai informasi bahwa Kaisar Akihito yang kini berusia 83 tahun pada tahun lalu mengatakan bahwa karena faktor usia dan kesehatan, membuatnya sulit memenuhi tugas resminya.


Namun saat ini tidak ada ketentuan di bawah hukum Jepang yang memungkinkannya untuk turun tahta dan digantikan oleh Putra Mahkota Naruhito.

Bila RUU tersebut lolos di parlemen, maka ini akan menjadi pertama kalinya seorang kaisar Jepang mengundurkan diri sejak Kaisar Kokaku di tahun 1817.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan kepada wartawan pada Jumat (19/5), bahwa pemerintah berharap untuk kelancaran perundang-undangan.

Akihito, yang telah menjalani operasi jantung dan dirawat karena kanker prostat, telah berada di atas takhta sejak kematian ayahnya, Hirohito, pada tahun 1989 dan dicintai dan dipuja oleh banyak orang Jepang.

Dalam sebuah pidato langka untuk negara tersebut pada bulan Agustus, dia mengatakan bahwa dia mulai merasakan berbagai kendala seperti dalam kebugaran fisik sehingga menyebabkannya merenungkan peran dan tugas sebagai Kaisar di masa mendatang.

Dikabarkan BBC, Kaisar secara konstitusional dilarang berkomentar mengenai politik. Sehingga, walau bagaimanapun,  tidak dapat mengatakan secara eksplisit bahwa dirinya menginginkan untuk mundur. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya