Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Pasang Peluncur Roket Di Kawasan Sengketa?

RABU, 17 MEI 2017 | 19:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China kabarnya telah memasang peluncur roket di terumbu karang yang disengketakan di Laut Cina Selatan untuk menangkal penyelam tempur militer Vietnam.

Begitu kabar yang dirilis oleh Channel News Asia dengan merujuk pada laporan sebuah surat kabar yang dikelola pemerintah (Rabu, 17/5).

Disebutkan dalam kabar tersebut bahwa sistem pertahanan peluncur roket anti-frogman Norinco CS / AR-1 55mm dengan kemampuan untuk menemukan, mengidentifikasi dan menyerang penyelam tempur musuh telah Dipasang di Fiery Cross Reef di Kepulauan Spratly.


Fiery Cross Reef sendiri diketahui merupakan kawasan di Laut China Selatan yang dikelola oleh China namun juga diklaim oleh Filipina, Vietnam dan Taiwan.

Laporan tersebut tidak mengatakan kapan sistem pertahanan dipasang, namun mengatakan bahwa ini adalah bagian dari sebuah tanggapan yang dimulai pada bulan Mei 2014, ketika para penyelam Vietnam memasang sejumlah besar jaring ikan di Kepulauan Paracel.

China telah melakukan pekerjaan reklamasi lahan yang luas di Fiery Cross Reef, termasuk membangun bandara, salah satu dari beberapa fitur yang dikuasai China di Laut Cina Selatan di mana China telah melakukan pekerjaan tersebut. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya