Berita

Rouhani/Net

Global

Lusa, Pemilih Iran Tentukan Nasib Untuk Rouhani Dan Raisi

RABU, 17 MEI 2017 | 19:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilih Iran akan memutuskan nasib Presiden Hassan Rouhani yang moderat dan kebijakannya yang pro dengan barat dalam pamilu yang akan digelar lusa (Jumat, 19/5).

Dalam pemilihan itu, seperti dimuat Channel News Asia, Rouhani akan berhadapan langsung dengan ulama garis keras Ebrahim Raisi.

Diketahui bahwa Rouhani telah menghabiskan empat tahun mencoba menarik Iran keluar dari isolasi globalnya, mencapai kesepakatan 2015 dengan kekuatan dunia yang mengakhiri beberapa sanksi sebagai ganti pembatasan program nuklirnya.


Sementara Raisi adalah sosok yang bertolak belakang dengan Rouhani. Ia telah setuju untuk tetap menggunakan perjanjian nuklir tersebut dan mengatakan bahwa Rouhani terlalu mempercayai Barat.

"Kami seharusnya tidak menunjukkan kelemahan dalam menghadapi musuh," kata Raisi saat debat di televisi.

Pemilu pada dasarnya menjadi pacuan dua kuda setelah konservatif terkemuka lainnya, walikota Teheran Mohammad Bagher Ghalibaf, keluar pada hari Senin dan memberikan dukungannya di belakang Raisi.

Lapangan tersebut semakin menyempit pada hari Selasa ketika wakil presiden pertama reformis Eshaq Jahangiri menarik keluar dan mendukung incumbent.

Sementara orang-orang Iran menyambut baik ketegangan yang berkurang dengan Barat, kemerosotan ekonomi yang sedang berlangsung telah membawa dampak pada moral.

Pengangguran secara resmi terjebak pada angka 12,5 persen dan banyak lagi yang kurang bekerja atau berjuang untuk melewatinya.

Rouhani mengatakan bahwa dia mewarisi kekacauan finansial dari pendahulunya populis Mahmoud Ahmadinejad.

Kebijakan pendahulunya tersebut meninggalkan ruang hampa bagi banyak pemilih kelas pekerja yang dengan senang hati mengingat ledakan konstruksi, penyerahan uang tunai dan retorika duniawi tentang peraturan Ahmadinejad. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya