Berita

Foto/Net

Politik

Kunjungan Bersejarah, Presiden Dalia Teken Dua Kesepakatan Dengan Presiden Jokowi

RABU, 17 MEI 2017 | 14:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden RI Joko Widodo mengatakan kunjungan Presiden Lithuania Dalia Grybauskaitè ke Indonesia merupakan kunjungan yang bersejarah.

"Untuk pertama kali Presiden Lithuania ke Indonesia, dan juga untuk pertama kali pertemuan Presiden Indonesia dengan Presiden Lithuania sejak dijalinnya hubungan diplomatik 24 tahun yang lalu," kata Presiden Jokowi dalam pernyataan bersama dengan Presiden Dalia , di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu siang (17/5).

Pernyataan bersama itu dilakukan setelah kedua kepala pemerintahan melakukan pertemuan bilateral dan menyaksikan pendatanganan beberapa kerja sama, di ruang kredensial Istana Merdeka.


Kesepakatan atau MoU yang ditandatangani yaitu nota kesepahaman di bidang energi, yaitu energi baru terbarukan dan konservasi energi, serta nota kesepahaman di bidang transportasi.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia dan Lithuania menggunakan momentum bersejarah ini untuk membahas peningkatan kerja sama bilateral kedua negara.

Yang pertama, kerja sama di bidang energi, yang menyangkut energi biomassa, energi dari sampah, dan juga gas. Yang kedua, di bidang IT, baik untuk penggunaan di transportasi darat maupun di penerbangan, serta di bidang-bidang yang lainnya.

"Kita juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Dan, kita juga mendorong agar negoisasi Indonesia dan IEU-Comprehensive Partnership Agreement akan dapat segera diselesaikan," kata Kepala Negara.

Indonesia, lanjut Presiden, juga telah menyampaikan concern terhadap terus berlangsungnya kampanye hitam dan tindakan diskriminatif produk sawit Indonesia di Eropa.

"Dan, tadi kita juga meminta dukungan Lithuania agar produk sawit Indonesia diperlakukan secara fair," ujarnya dilansir dari laman Setkab.

Jumlah wisatawan Lithuania dalam empat tahun terakhir ini, lanjut Presiden, meningkat sangat signifikan, yaitu meningkat 183 persen dari tahun 2013 ke 2016.

"Saya menyambut baik penandatanganan dua kesepakatan kerja sama di bidang energi baru terbarukan, dan konservasi energi, serta di bidang transportasi," pungkas Presiden Jokowi. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya