Berita

Petro Poroshenko/BBC

Dunia

Ukraina Tuduh Rusia Di Balik Serangan Siber Situs Presiden

RABU, 17 MEI 2017 | 14:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Situs resmi Presiden Ukraina Petro Poroshenko terkena serangan siber. Pihak kepresidenan Ukraina menuding bahwa Rusia berada di balik serangan  tersebut.

Pihak Ukraina menuding bahwa serangan siber ini adalah tanggapan Rusia atas keputusan Poroshenko yang melarang beberapa jaringan media sosial dan internet terbesar di Rusia untuk dapat diakses di Ukraina.

Keputusan Ukraina sebelumnya pada hari Selasa untuk memberlakukan larangan di situs Rusia adalah peningkatan yang signifikan atas sanksi terhadap Rusia atas aneksasi Crimea pada tahun 2014 dan dugaan keterlibatan dalam konflik yang berlanjut di Ukraina timur.


Target dalam keputusan tersebut meliputi jaringan sosial VK.com dan Odnoklassniki, mesin pencari Yandex dan layanan email Mail.ru. Penyedia layanan Ukraina telah diperintahkan untuk memblokir akses ke situs.

Kiev sendiri tidak memberikan bukti keterlibatan Rusia dalam serangan tersebut. Namun disebutkan dalam keterangan yang sama bahwa situasi di Ukraina telah terkendali dan tidak ada ancaman terhadap pekerjaan situs web.

Tidak ada komentar langsung dari pihak berwenang Rusia atas tuduhan Ukraina tersebut. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya