Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Minum Kafein Terlalu Banyak Dan Cepat, Remaja Ini Tewas Mendadak

SELASA, 16 MEI 2017 | 15:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang remaja di negara bagian South Carolina Amerika Serikat meninggal dunia karena minum beberapa minuman berkafein tinggi terlalu cepat.

Remaja itu bernama Davis Allen Cripe. Ia ambruk di sebuah sekolah menengah atas pada bulan April lalu setelah minum latte McDonalds, minuman ringan Mountain Dew yang besar dan minuman energi hanya dalam waktu kurang dari dua jam.

Menurut keterangan dari otoritas setempat pekan ini, remaja 16 tahun itu meninggal karena gangguan jantung yang disebabkan karena kafein.


Remaja 16 tahun itu mengalami gangguan jantung akibat kafein yang menyebabkan kemungkinan aritmia.

Padahal sebelumnya ia tidak memiliki masalah jantung sebelumnya.

"Ini bukan overdosis kafein," kata otoritas setempat.

"Kami tidak mengatakan bahwa itu adalah jumlah total kafein di dalam sistem, hanya saja cara itu tertelan dalam jangka waktu yang singkat," sambung pernyataan tersebut seperti dimuat BBC.

Kafein mungkin tidak akan dianggap sebagai faktor kematian remaja tersebut jika saksi tidak dapat memberi tahu pejabat tentang apa yang telah diminumnya sebelum kematiannya.

Saksi utama tidak bisa mengatakan merek minuman energi apa yang diminum Cripe tapi mengatakan bahwa itu berasal dari wadah seukuran minuman ringan besar.

Sebelumnya, para ilmuwan di Mayo Clinic mengatakan bahwa mengkonsumsi hingga 400mg kafein sehari tampaknya aman untuk kebanyakan orang dewasa yang sehat.

Namun pada tahun 2015, Otoritas Keamanan Pangan Eropa mengatakan bahwa minum lebih dari 400mg dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah tinggi, detak jantung tidak teratur, tremor, kegelisahan, insomnia dan serangan panik.

Cripe mungkin telah mengkonsumsi sekitar 470mg kafein hanya dalam waktu kurang dari dua jam, berdasarkan statistik dari situs web caffeineinformer.com. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya