Berita

Christos Stylianides/Press TV

Dunia

Uni Eropa Dorong Akses Bantuan Terhadap Rohingya Di Myanmar

SENIN, 15 MEI 2017 | 19:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Seorang pejabat senior Uni Eropa (UE)  meminta pemerintah Myanmar untuk mengizinkan akses kemanusiaan yang tidak terbatas ke negara Rakhine yang bermasalah.

Komisioner UE untuk bantuan Christos Stylianides mengatakan pada akhir kunjungan tiga hari ke Myanmar (Minggu, 14/5) bahwa ia telah meminta pemerintah Myanmar untuk memberi blok tersebut akses penuh ke wilayah tersebut, di mana etnis Muslim Rohingya dikepung.

"Saya sering mengemukakan masalah ini dalam pertemuan saya, tidak hanya dengan menteri tapi juga dengan komisaris distrik Maungdaw," katanya, merujuk pada salah satu daerah yang dikurung di Rakhine.


"Banyak masalah tetap ada untuk melihat apa yang kita inginkan tentang akses kemanusiaan," kata Stylianides.

Dia mengatakan beberapa pekerja bantuan asing diizinkan memasuki wilayah tersebut namun jumlahnya belum cukup, setidaknya 16.000 orang masih mengungsi. Dia mengatakan bahwa mereka membutuhkan tempat berlindung yang memadai sebelum musim hujan dimulai.

Untuk diketahui bahwa ratusan Muslim Rohingya telah terbunuh dan puluhan ribu lainnya dipaksa meninggalkan rumah mereka untuk tinggal di kamp-kamp dalam kondisi mengerikan di Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Indonesia akibat kekerasan yang dilakukan oleh para ekstremis Budha atau tentara Myanmar.

Pemerintah di Myanmar membantah memiliki kewarganegaraan penuh terhadap populasi Rohingya yang berkekuatan 1,1 juta jiwa. Myanmar menyebut mereka adalah imigran gelap dari Bangladesh.

Sejak Oktober 2016, pasukan militer Myanmar telah melakukan tindakan keras terhadap masyarakat. Tindakan pemerintah terhadap etnis Rohingnya menjadi sorotan dunia, terutama menyangkut penegakan HAM bagi mereka. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya