Berita

Ilustrasi/Reuters

Dunia

China Dan Vietnam Sepakat Kelola Perselisihan Di Laut China Selatan

SENIN, 15 MEI 2017 | 17:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China dan Vietnam sepakat untuk mengelola dan mengendalikan perselisihan maritim mereka dengan baik. Kedua negara pun satu suara untuk menghindari tindakan yang dapat mempersulit atau memperluas konflik yang ada terkait Laut China Selatan.

Kesepakatan keduanya dituangkan dalam sebuah komunike gabungan yang dirilis oleh China awal pekan ini.

Untuk diketahui bahwa Vietnam adalah negara Asia Tenggara yang paling terbuka berselisih dengan China di atas jalur air sejak Filipina mundur dari konfrontasi di bawah Presiden Rodrigo Duterte.


Komunike tersebut dirilis selang satu pekan pertemuan antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Vietnam Tran Dai Quang. Pertemuan kedua menghasilkan satu suara soal penekanan perlunya mengendalikan perbedaan.

Kedua negara sepakat untuk mengelola dan mengendalikan perselisihan maritim dengan baik, tidak mengambil tindakan apapun untuk mempersulit situasi atau memperluas perselisihan, dan menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan.

Dokumen tersebut, yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri China, mengatakan bahwa keduanya memiliki pertukaran pendapat yang jujur ​​dan mendalam mengenai isu-isu maritim, dan setuju untuk menggunakan mekanisme perundingan perbatasan yang ada untuk mencari resolusi yang langgeng.

Sebagai informasi bahwa China mengklaim 90 persen dari Laut Cina Selatan yang kaya akan energi. Selain Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Taiwan mengklaim bagian-bagian dari rute tersebut, dimana sekitar 5 triliun dolar AS perdagangannya lewat setiap tahun.

Tahun lalu, ketegangan antara Beijing dan Hanoi meningkat setelah pejabat Taiwan dan Amerika Serikat mengatakan China telah menempatkan rudal darat ke udara di Pulau Woody, bagian dari kepulauan Paracels yang dikuasainya.

Vietnam menyebut tindakan China merupakan pelanggaran serius atas kedaulatannya atas Paracels. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya