Berita

Thongloun Sisoulith/Reuters

Global

PM Laos Khawatir Soal Perkebunan Pisang

SENIN, 15 MEI 2017 | 16:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith telah menyuarakan keprihatinan atas penggunaan bahan kimia yang meluas di perkebunan pisang.

Komentar itu dibuat setelah muncul laporan dari Reuters mengenai peternakan yang dikelola China di negara tersebut soal penggunaan bahan kimia.

Reuters
melaporkan bahwa saat produksi pisang telah membawa keuntungan ekonomi ke wilayah tersebut, ada juga kekhawatiran kuat penggunaan bahan kimia, termasuk herbisida paraquat, yang dilarang di Laos.


Menanggapi hal itu, Thongloun menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut.

"Pemerintah tidak bisa mengabaikan ini," kata Thongloun.

"Sejak tahun lalu, saya telah memerintahkan larangan menyewakan lebih banyak lahan pertanian untuk perkebunan pisang kepada investor karena kerusakan dari kontaminasi kimia," sambungnya.

Dia mengatakan penggunaan bahan kimia telah membuat petani sakit dan sumber air yang terkontaminasi.

Namun demikian, Thongloun tidak mengatakan apakah Laos akan mengambil tindakan melawan perkebunan pisang yang ada.

Sebagai informasi bahwa China adalah investor asing terbesar di Laos, Negara yang terkurung daratan itu diketahui memiliki populasi 6,5 juta orang, dengan lebih dari 760 proyek bernilai sekitar 6,7 miliar dolar AS. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya