Berita

Foto/Net

Nusantara

Setelah Anies-Sandi Menang, Bang Japar Teruskan Ikhtiar Perangi Miras-Narkoba

SENIN, 15 MEI 2017 | 13:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Meski baru dilantik pada Oktober mendatang, tetapi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno lewat Tim Sinkronisasi sudah mulai melakukan berbagai persiapan agar setelah dilantik dapat langsung bekerja.

Tidak hanya itu, berbagai persiapan ini juga dilakukan seluruh elemen relawan Anies-Sandi salah satunya Relawan Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) yang akan menjadi sukarelawan menjadi penjaga kampung-kampung di Jakarta terutama dari miras dan narkoba.

"Sebuah kota tidak akan pernah maju apalagi bahagia, selama miras dan narkoba masih marajalela. Bang Japar dengan sepenuh hati akan mendedikasikan pikiran, waktu, dan tenaganya untuk menjaga kampung agar bersih dari peredaran miras dan narkoba," ujar inisiator Bang Japar yang juga Anggota DPD RI dari Dapil Jakarta, Fahira Idris, Senin (15/5).


Fahira mengungkapkan, hingga saat ini simpul-simpul relawan Bang Japar sudah sampai di hampir semua RT/RW yang ada di Jakarta sehingga sangat efektif jika dioptimalkan sebagai penggerak untuk mengajak semua masyarakat Jakarta menjadi "warga siaga" yang peduli terhadap keamanan dan ketertiban kampungnya masing-masing.

"Sebenarnya, saat masa tenang Pilkada kemarin, Bang Japar sudah mulai bergerak untuk melindungi kampung-kampung dari praktik politik uang dan beberapa relawan kami berhasil menggagalkan pembagian sembako. Karena Pilkada sudah hampir usai, maka Bang Japar akan meneruskan ikhtiarnya menjaga kampung-kampung di Jakarta," tukas Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Selain menjaga kampung dari miras dan narkoba, Bang Japar juga memberikan perlindungan dan advokasi kepada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan termasuk berkampanye menolak segala macam kekerasan terutama tawuran antarwarga dan bentuk kejahatan lainnya.

"Ini gerakan partisipatif dan kolaboratif warga serta aksi nyata dari Bang Japar untuk mendukung konsep open government yang akan dijadikan Anies-Sandi sebagai salah satu strategi mempercepat realisasi janji-janji kerja mereka pada kampanye kemarin," tutup Fahira. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya