Berita

Pemilu Nepal/Press TV

Dunia

Warga Nepal Gunakan Hak Suara Pilih Pemimpin Daerah

MINGGU, 14 MEI 2017 | 18:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Nepal berbaris untuk memilih perwakilan di dewan kota dan desa untuk pertama kalinya dalam dua dekade, sebuah pertanda bahwa demokrasi yang rapuh di negara itu mungkin akan stabil.

Posisi lokal yang penting telah diduduki oleh birokrat yang ditunjuk pemerintah karena pemilihan tidak dapat diadakan di tengah pemberontakan komunis berusia 10 tahun dan bertahun-tahun dalam menunda penyusunan konstitusi baru.

Tahap pertama pemungutan suara di setengah negara Himalaya pada hari Minggu (14/5) sebagian besar bersifat damai. Sebuah tim pembuangan persenjataan tentara berhasil meledakkan dua alat peledak di dekat ibu kota, Kathmandu, yang ditanam di seberang rumah calon.


Sebuah partai komunis kecil yang dikenal karena kekerasan di masa lalu telah mengancam untuk mengganggu pemilihan tersebut, dengan mengatakan bahwa negara tersebut memerlukan lebih banyak reformasi politik sebelum dapat siap menghadapi pemilihan tersebut.

Dua tahun yang lalu, anggota parlemen mengeluarkan undang-undang baru untuk menggantikan sistem monarki lama, dan menyusun peraturan untuk pemilihan provinsi dan parlemen. Konstitusi dianggap sebagai kemenangan besar, setelah delapan tahun bertengkar politik mengenai persyaratannya. Tapi tidak semua orang merasa bahagia, dan perjalanannya memicu berbulan-bulan demonstrasi oleh kelompok etnis di selatan yang merasa tidak ada perubahan bagaimana dokumen tersebut membagi distrik-distrik di negara tersebut.

Hampir 50.000 kandidat berlomba-lomba untuk 13.556 posisi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya