Berita

MPR RI/RMOL

MPR Gelar Sosialisasi Empat Pilar melalui ‘Wayang Kulit Semalam Suntuk’

MINGGU, 14 MEI 2017 | 01:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip) Semarang, dalam rangka Lustrum XII Fakultas Hukum Universitas Diponegoro melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara) dengan pementasan seni budaya Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk di Halaman Fakultas Hukum Undip, Kampus Tembalang Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/5)

Pagelaran Wayang Kulit dengan dalang Ki MPP Bayu Aji membawakan lakon "Wahyu Sri Cemani" dengan bintang tamu Gareng Nesti Pandawa ini dihadiri Abdul Kadir Karding, Mohamad Toha, (Anggota Badan Sosialisasi MPR RI), R.Benny Riyanto (Dekan Fakultas Hukum Undip), Sri Puryono (Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah), Siti Fauziah (Kepala Biro Humas Setjen. MPR RI) dan Rharas Esthining Palupi (Kepala Bagian Pemberitaan, Hulembaga dan Layanan Informasi Setjen. MPR RI).

Kepala Biro Humas Sekjen MPR RI Siti Fauziah sebagai panitia pelaksana pagelaran dalam laporanya mengatakan tahun ini sudah sebelas kali MPR melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan melalui seni budaya di Universitas Diponegoro ini yang kedua kali bekerjasama dengan Perguruan Tinggi setelah Universitas Negeri Semarang.


"Pagelaran seni budaya ini dilaksanakan bertujuan untuk memahami dan reaktualisasi terhadap nilai-nilai Pancasila, dalam pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat," kata Siti Fauziah melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (14/5).

Siti Fauziah menambahkan sosialisasi melalui pentas seni budaya adalah salah satu bentuk apresiasi dan langkah konkret MPR RI dalam melestarikan warisan budaya, khususnya seni budaya Wayang Kulit yang telah menjadi kekayaan intelektual bangsa Indonesia.

Mewakili Pimpinan MPR, Abdul Kadir Karding menyampaikan bahwa MPR diperintahkan UU unuk mensosialisasi Empat Pilar MPR RI, dan salah satu metode yang sangat efektif yaitu melalui seni budaya pagelaran seni Wayang Kulit. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai metode seperti seminar, diskusi, ToT, lomba cerdas cermat. Sosialisasi Empat Pilar MPR melalui pentas seni budaya ini sangat dekat dengan masyarakat umum dan merasa bangga karena wayang saat ini mulai di gemari masyarakat kampus, katanya.

Selain itu, lanjut Abdul Kadir Karding, Pancasila adalah satu satunya yang bisa menyelamatkan tradisi dan budaya serta moral bangsa ini yang sudah tergerus oleh budaya asing. Dan dalam sejarah seni budaya pernah dipakai oleh Wali Songo untuk menyebarkan agama.

"Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Lustrum XII Fakultas Hukum Universitas Diponegoro ini dapat memajukan kebudayaan Indonesia, tambahnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. Sri Puryono menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini harus kita dalami, hayati, serta amalkan untuk menjaga keutuhan NKRI dan kebhinnekaan yang sudah kita miliki, dan mengpresiasi MPR melaksanakan sosialisasi di Jawa Tengah daerah yang dijuluki ‘Bentengnya Pancasila’

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Undip R.Benny Riyanto mengatakan Empat Pilar MPR RI harus kita jaga untuk mempertahankan NKRI dan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan Lustrum XII FH Undip.

"Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui Pagelaran Wayang Kulit ini di Universitas Diponegoro, serta mengajak para mahasiswa dan para alumni untuk berpartisipasi dengan harapan bisa melestarikan budaya melalui wayang," demikian Benny.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya