Berita

Pemimpin Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah/Reuters

Dunia

Pemimpin Hizbullah: Konflik Masa Depan Ada Di Wilayah Israel

JUMAT, 12 MEI 2017 | 17:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah menilai bahwa di masa depan, kelompok Syiah dan Israel dapat terjadi di dalam wilayah Israel, karena ketegangan meningkat antara musuh-musuhnya.

Hal itu disampaikan Nasrallah dalam sebuah pidato di televisi (Kamis, 11/5). Ia menyebut bahwa kelompok tersebut telah membongkar semua posisi militernya di sepanjang perbatasan timur Lebanon dengan Suriah, dan wilayah ini sekarang akan dipatroli hanya oleh tentara Lebanon.

Hizbullah, sekutu Teheran dan Damaskus, telah berjuang bertahun-tahun dalam konflik Suriah melawan sejumlah pemberontak dan pejuang Islam Sunni.


Konflik Suriah juga menjadi arena dimana ketegangan antara Israel dan Hizbullah telah meningkat. Serangan Israel baru-baru ini terhadap sasaran Hizbullah di Suriah tampaknya menandai sikap yang lebih tegas terhadap kelompok tersebut.

Kedua kubu sendiri diketahui terakhir bertempur di tahun 2006.

Namun demikian Nasrallah mengecilkan prospek konflik lain yang akan terjadi, namun memperingatkan hal itu dapat terjadi di wilayah Israel.

Menurutnya, Israel takut dan khawatir akan adanya konfrontasi di masa depan.

Sejak perang 2006, Nasrallah sering menggunakan pidatonya untuk menyoroti kemampuan militer kelompok tersebut dalam konflik potensial di masa depan dengan Israel, dalam apa yang para ahli lihat sebagai kebijakan pencegahan yang dihitung.

Sementara Israel bertekad untuk menghentikan Hizbullah, yang dianggapnya sebagai ancaman strategis utama di perbatasannya, dari menggunakan perannya dalam perang Suriah untuk mendapatkan senjata dan pengalaman yang pada akhirnya dapat membahayakan Israel. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya