Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Jadi Sorotan, Perusahaan Keluarga Besan Trump Batalkan Kunjungan Ke China

JUMAT, 12 MEI 2017 | 14:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan yang dimiliki oleh saudara perempuan menantu Donald Trump, Jared Kushner telah menarik diri dari presentasi yang direncanakan untuk China akhir pekan ini.

Perusahaan Kushner dijadwalkan untuk menyampaikan peluang real estat kepada investor di kota-kota selatan Shenzhen dan Guangzhou pada akhir pekan.

Tapi minggu lalu, Nicole Meyer Kushner diserang karena menggunakan nama saudara laki-lakinya di lapangan.


Meyer Kushner menggunakan nama saudaranya sambil mendesak investor untuk menanam modal 500 ribu dolar AS ke proyek properti di New Jersey melalui program EB-5.

Program visa EB-5, yang sering digunakan oleh warga negara China yang kaya, memungkinkan investor asing menempuh jalur hijau jika mereka menginvestasikan lebih dari 500.000 dolar ASdalam sebuah proyek yang menciptakan lapangan kerja di AS.

Presiden Meyer dan Kushner Companies, Laurent Morali, telah dimasukkan dalam materi promosi untuk acara yang akan datang.

Kritikus menuduh bisnis memainkan hubungan keluarga dengan keluarga di White House.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa komentar tersebut salah paham. Namun tetap menyampaikan permintaan maaf publik.

James Yolles, juru bicara perusahaan tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa tidak ada orang dari Perusahaan Kushner yang akan berada di China akhir pekan ini. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya