Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump Akan Dapat Tekanan Dari G7 Soal Perjanjian Iklim

KAMIS, 11 MEI 2017 | 16:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menghadapi tekanan dari pemimpin kelompok negara G7 lainnya pada pertemuan puncak bulan ini untuk menjaga agar Amerika Serikat dalam kesepakatan global memerangi perubahan iklim.

Tekanan diperkirakan akan muncul setelah ia menunda keputusan soal apakah akan keluar dari pakta tersebut atau tidak.

Trump, diketahui kerap mengeluarkan komentar yang menyatakan bahwa dirinya meragukan perubahan iklim dan membuat janji kampanyenya untuk membatalkan Perjanjian Paris 2015 terkait iklim.


Namun Trump memutuskan untuk mnunda penetapan soal bertahan atau keluar dari perjanjian tersebut hingga ia kembali dari Eropa akhir bulan ini.

Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan bahwa keputusannya tersebut akan memberinya lebih banyak untuk bertemu dengan penasihatnya dan memutuskan apa yang menjadi kepentingan terbaik Amerika Serikat.

Penundaan ini juga memberikan negara anggota G7 lainnya untuk mendesak Trump. Semua anggota G7 diketahui mendukung kesepakatan Paris untuk beralih dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan pada akhir abad ini untuk membatasi pemanasan global.

"Keputusan untuk menunda pengumuman oleh Gedung Putih adalah kesempatan untuk membahas masalah ini secara rinci," kata seorang pejabat Prancis.

"G7 adalah tempat terbaik untuk itu karena ini adalah setting informal dimana membicarakan masalah multilateral adalah prioritasnya," smabungnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya