Berita

Lula da Silva/BBC

Dunia

Di Meja Hijau, Eks Presiden Brasil Bantah Terlibat Skandal Korupsi

KAMIS, 11 MEI 2017 | 15:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva melakukan pembelaan yang berapi-api terhadap tuduhan korupsi yang dihadapinya dalam sebuah kesaksian pekan ini.

Dalam sesi tertutup selama lima jam, Lula menolak tuduhan yang menyebut bahwa dirinya telah menerima sebuah flat sebagai sogokan dalam sebuah skandal yang terkait dengan perusahaan minyak negara, Petrobras.

Dia menyebut kasus itu tidak sah dan merupakan lelucon belaka.


Lula menghadapi hukuman penjara jika terbukti bersalah. Namun sebalinya, jika dinyatakan bersih, ia akan babas dari jeratan hukum dan mencalonkan diri lagi untuk kepresidenan tahun depan.

Mantan presiden yang berusia 71 tahun itu yang masih dianggap pahlawan bagi banyak orang di Brasil. Ia diinterogasi oleh Hakim Sergio Moro, yang mengawasi penyelidikan korupsi ke Petrobras, yang dikenal sebagai Car Wash.

Ini adalah pertama kalinya keduanya saling berhadapan di pengadilan, di kota selatan Curitiba, di mana keamanan telah ditingkatkan.

Mengenakan setelan yang lembut dan dasi bergaris warna bendera Brasil, Lula berulang kali membantah tuduhan tersebut terhadapnya.

"Saya menganggap percobaan ini tidak sah dan tuduhan lelucon, "katanya, menurut sebuah video yang dirilis setelah kesaksian tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, ia pun mengkritik media untuk peliputan akan kasusnya tersebut,

Menanggapi hal itu, Hakim Moro membantah keterlibatan pers,

"Pers tidak memiliki peran dalam kasus ini," katanya.

"Penghakiman akan dibuat berdasarkan hukum dan secara eksklusif sesuai dengan bukti yang diajukan," jelasnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya