Berita

Banjir Kanada/AFP

Dunia

Banjir Kanada Paksa 2.000 Orang Mengungsi

RABU, 10 MEI 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Banjir di Kanada telah memaksa evakuasi lebih dari 2.000 orang dari rumah mereka dan ke pusat gawat darurat awal pekan ini.

Saint Lawrence dan sungai-sungai lainnya meluap dari daerah sekitar Danau Ontario, di pusat kota, ke provinsi Quebec di timur, membanjiri 171 kota dan desa, dan mendorong pihak berwenang untuk mengumumkan keadaan darurat di 10 kotamadya.

Sekitar 3.000 rumah dan bangunan umum rusak akibat naiknya air.


Air yang naik mencapai puncaknya pada hari Senin di dekat ibukota Ottawa, dan banjir parah dilaporkan terjadi di sekitar kota Rigaud. 70 kilometer sebelah barat Montreal, tempat air sekarang mulai mereda.

Ratusan rumah telah tenggelam di Rigaud dalam tiga minggu terakhir.

Perdana menteri Quebec, Philippe Couillard mengatakan bahwa tingkat tersebut mulai mereda pada hari Selasa.
"Kami sekarang memasuki masa jatuhnya air," katanya, namun memperingatkan bahwa ini tidak berarti daerah banjir akan mudah dijangkau lagi bahkan dalam beberapa hari mendatang.

Montreal mengumumkan keadaan darurat 48 jam pada hari Minggu namun telah memperpanjangnya menjadi lima hari.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan situasinya serius, mencatat bahwa Quebec dan Ontario telah meminta bantuan militer dan bahwa 1.650 anggota angkatan bersenjata telah dikirim ke daerah-daerah yang dilanda bencana.

"Tentu pemerintah federal akan menanggung semua biaya yang terkait dengan bantuan ini untuk Quebec dan Ontario," ujarnya seperti dimuat AFP. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya