Berita

Marion Maréchal-Le Pen/BBC

Dunia

Rindu Si Buah Hati, Keponakan Marine Le Pen Mundur Dari Karir Politik

RABU, 10 MEI 2017 | 18:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Anggota parlemen Perancis yang juga merupakan keponakan dari mantan capres Perancis MArine Le Pen yakni Marion Maréchal-Le Pen akan mundur dari karir politiknya karena alasan pribadi dan politik.

Dia dilihat oleh beberapa orang sebagai pemimpin masa depan Front Nasional (FN), yang didirikan oleh kakeknya Jean-Marie Le Pen.

Namun awal pekan ini ia menyatakan bahwa ia akan berhenti dalam karir politiknya karena dia merindukan putrinya yang berusia dua tahun. Namun demikian, ia tidak meninggalkan politik untuk selamanya.


Bibinya, Marine Le Pen diketahui dikalahkan Emmanuel Macron dalam pemilu Perancis akhir pekan kemarin.

Menanggapi langkah keponakannya, Le Pen mengaku menyesalkan langkah itu. Namun sebagai ibu, ia memahami mengapa keponakannya memutuskan hal itu.

Dalam sebuah surat kepada koran lokalnya di daerah Vaucluse tenggara, Marion Maréchal-Le Pen, 27, menjelaskan keputusannya untuk tidak mempertahankan perannya.

Dia juga meninggalkan posisinya sebagai presiden FN di wilayah Provence-Alpes-Côte d'Azur yang lebih luas.

Maréchal-Le Pen mengatakan bahwa dia tidak menghabiskan cukup waktu dengan putrinya di tahun-tahun awal yang sangat berharga.

Pada saat yang sama dia mengatakan bahwa politik adalah keseluruhan hidupnya dan dia tidak mengesampingkannya.

"Saya tidak akan melepaskan perjuangan politik selamanya," tegasnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya