Berita

Ahok/Net

Politik

Ahok Tolak Masukkan Program Unggulan Anies-Sandi Ke ABPD-P 2017

SABTU, 06 MEI 2017 | 03:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah program unggulan Anies-Sandi ditolak Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk dimasukkan ke dalam APBD Perubahan 2017. Salah satu yang ditolak adalah program rumah DP 0 Rupiah.

Padahal tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno tengah berupaya membentuk tim transisi agar bisa dilibatkan untuk pembahasan APBD Perubahan 2017. Melalui tim transisi ini, nantinya Tim Anies-Sandi bisa memasukkan rumah DP 0 Rupiah ke dalam ABPD-P 2017.

Ahok secara tegas akan menolak permintaan karena menilai program tersebut tidak masuk akal.


"Kalau usul mesti sediakan uang (anggaran) supaya DP nol persen, bunga nol persen, ya nggak masuk akal. Menyediakan uang, warga bisa cari rumah sendiri, boleh beli sendiri, ya menyalahi aturan, kita nggak bisa," tegas Ahok di Balaikota Jakarta, Jumat (5/5).

Ahok menyarankan agar program DP nol persen dimasukkan ke dalam anggaran yang kewenangan pembahasannya sudah milik Anies-Sandi nantinya. Namun, Ahok mempertanyakan anggaran untuk mewujudkan program tersebut.

"Kalau dia mau bikin ya silakan, dia bikin sendiri. Duit dari mana? Semua warga boleh cari rumah sendiri, DP nol persen, cicilan bunga nol persen dari mana? Kita nggak bisa," pungkas Ahok seperti diberitakan RMOLJakarta.

Meski demikian, Ahok tetap memberikan ruang bagi tim Anies-Sandi untuk memberikan saran dalam penyusunan APBD Perubahan 2017.

"Kita lagi proses selesaikan (penyusunan APBD Perubahan), dia (Anies-Sandi) boleh usul saja," tutupnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya