Berita

Lukas Enembe/Net

Nusantara

Lukas Enembe Dinilai Berhasil Tangani Daerah Terisolir

KAMIS, 04 MEI 2017 | 22:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur Papua Lukas Enembe dinilai telah berhasil dalam menangani daerah terisolir di bumi Cenderawasih. Bahkan atas capaian tersebut, Lukas mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dalam hal Penanganan Daerah Terisolir di Daerah Otonomi Khusus 2017 beberapa waktu lalu.

Adapun penghargaan tematik otonomi daerah ini diberikan kepada provinsi maupun kabupaten/kota yang menunjukan hasil karya tertinggi dalam pelaksanaan pembangunan lima tahun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Sonny Sumarsono yang menyerahkan penghargaan ini mengatakan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi kepada daerah yang mampu mengimplementasikan Otonomi Daerah dengan baik.


"Kami harapkan agar semangat Otda ini hendaknya menjadi komitmen dalam pelayanan publik dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan di daerah masing-masing,” katanya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (4/5).

Selama dipimpin Lukas Enembe, Papua tidak hanya mendapat penghargaan itu. Negeri Mutiara Hitam ini juga meraih penghargaan atas Kerukunan Umat Beragama dari Menteri Agama RI.

Anugerah ini diberikan tidak terlepas dari keberhasilan kepemimpinan Lukas Enembe dalam menjaga persatuan umat beragama di Provinsi Papua. Termasuk menciptakan kondisi kehidupan beragama masyarakat yang harmonis dan sejuk di Provinsi Papua. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya