Berita

Politik

Akselerasi Program Kerja, Anies-Sandi Berencana Bentuk Tim Sinkronisasi

KAMIS, 04 MEI 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno berencana membentuk tim singkronisasi sebelum mulai bekerja pada Oktober 2017 mendatang.

Tim Sinkronisasi yang akan dibentuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih tersebut mengakselerasi 23 Janji Kerja ke dalam program-progrman  yang akan dilaksanakan setelah dilantik.

"Salah satunya program rumah DP 0%, dimana kita ingin memberikan pemahaman bagaimana mekanisme pelaksanannya, apa saja persyaratan yang perlu dilengkapi. Kemudian, soal anggarannya. Karena sampai sekarang ini kan masih banyak yang bertanya-tanya," jelas Koordinator Sahabat Anies-Sandi, Anggawira, dalam keterangannya, Kamis, (4/5).


Selain program DP 0%, tim transisi ini juga akan menjelaskan secara detail mengenai janji- janji kampanye Anies- Sandi lainnya yang selama ini selalu digaungkan.

"Secara garis besar, Tim Transisi ini membantu untuk mendetailkan janji- janji kampanye seperti program OK OCE, bantuan permodalan bagi pengusaha kecil, program KJP Plus, KJS Plus, dan lain sebagainya agar tidak ada kekeliruan di masyarakat," ungkapnya.

Juru Bicara (Jubir) Anies- Sandi ini menambahkan saat ini tim internal Anies- Sandi tengah menggodok strategi persiapan program kerja. Dalam hal ini pihaknya akan merangkul seluruh elemen masyarakat, dan mengajak berpartisipasi untuk mensukseskan program.

"Sebagai langkah awal, kita akan menggelar public hearing, guna mengklarifikasi program kerja yang  ingin kita jalankan. Bila masyarakat sudah memahami dengan baik, makan Insya Allah pelaksanaan program dapat berjalan lancar," demikian Anggawira.[zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya