Berita

Lukas Enembe/Net

Nusantara

Gubernur Papua Imbau SKPD Kerja Cepat Sesuai Prosedur

RABU, 03 MEI 2017 | 12:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Segenap jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Papua diimbau untuk bisa bekerja cepat dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini mengingat masih ada sejumlah agenda yang harus diselesaikan sebelum akhir tahun anggaran 2017, seperti APBD Perubahan dan APBD induk 2018.

Imbauan itu disampaikan Gubernur Papua, Lukas Enembe saat memimpin Rapat Persiapan Penyusunan Biaya Infrastruktur PON sebagaimana keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (3/5).

“Kita punya dokumen APBD induk 2018 sudah harus disampaikan tepat waktu,” jelasnya.


Enembe mengimbau agar penyusunan ini bisa diselesaikan paling lambat pada bulan September atau Oktober.

“Untuk itu, pekerjaan APBD 2017 semua tuntas ada di ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik),” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Enembe berharap agar proses lelang pekerjaan dari masing-masing SKPD dimasukkan dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) segera mungkin. Pasalnya pada bula Juni nanti seluruh SKPD harus fokus pada penyusunan APBD-Perubahan untuk disampaikan ke DPR Papua.

“Oleh karena itu, kegiatan semua SKPD harus segera diselesaikan di LPSE. Karena sekarang sudah bisa menggunakan sistem E-Government. Jadi tidak ada masalah lagi. Tolong bapak-bapak segera sampaikan kepada ULP dan LPSES untuk di lelang,” imbuhnya.

“Ini segera dan tidak boleh terlambat. Ini harus dilaksanakan,” pungkas Enembe. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya