Berita

Net

Politik

Karangan Bunga Sia-sia, Ahok Bangun Persaudaraan Dengan Setan

SABTU, 29 APRIL 2017 | 23:28 WIB | LAPORAN:

Beberapa hari belakangan ini perhatian publik tertuju ke Gedung Balai Kota Jakarta, tempat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat berkantor. Penyebabnya adalah ribuan karangan bunga yang membanjiri halaman Balai Kota dengan beragam ucapan memuji kinerja keduanya selama ini.

Ditengarai jumlahnya sudah mencapai 5.000 karangan bunga yang mengatasnamakan persorangan dan berbagai komunitas.

Belakangan diketahui bahwa Ahok telah memberi uang muka untuk pemesanan ribuan karangan bunga, salah satunya pada perusahaan Lucky Florest. Dengan maksud menyambut kemenangan Ahok-Djarot sebagai petahana di Pilkada DKI Jakarta. Tidak itu saja, Ahok juga telah mendekorasi sangat megah dan mewah Ballrom Hotel Pullman di Jalan MH Thamrin untuk merayakan kemenangan yang ternyata kalah dari pasangan rival Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi).


Menanggapi hal tersebut, Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Anton Tabah Digdoyo punya melihat ada empat hal penting yang patut dicermati.

"Pertama, Ahok telah mendahului Tuhan dengan pasti menang, Tuhan sangat murka dengan hal seperti ini. Banyak kisah kemurkaan Tuhan jika manusia mendahului kehendak-Nya karena itu Islam ajarkan harus pakai kata-kata Insya Allah," jelasnya kepada redaksi, Sabtu (29/4).

Kedua adalah pemborosan anggaran yang sangat luar biasa. Menurut Anton, dengan demikian Ahok telah membangun persaudaraan dengan setan karena sifat mubadzir adalah bersaudara dengan setan dan meninggalkan Tuhan.

"Ketiga, makin nyata Ahok tidak sungguh-sungguh bertuhan dengan ucapan-ucapannya, seperti 'jika macam-macam Tuhan pun saya lawan'," ujar Anton.

Terakhir, ICMI mengaku setuju dengan saran beberapa pakar psikologi agar Ahok memeriksakan kondisi kejiwaannya secara cermat. Pembelian karangan bungan dengan jumlah sangat banyak makin membukti jika daya nalarnya terganggu. Mestinya, jika dengan nalar sehat, dana besar untuk karangan bunga tersebut dapat dimanfaatkan untuk fakir miskin, yatim piatu dan lain-lain.

"Jika itu yang dilakukan Insya Allah banyak manfaat, dan Ahok tidak makin stres. Membuat ribuan karangan bunga ucapan semu tersebut, Ahok akan makin stres dan tak ada manfaat sama sekali kecuali makin menuai ptotes rakyat. Bahkan cendikiawan-cendikiawan memprediksi ribuan karangan bunga ucapan semu tersebut akan membawa malapetaka," demikian Anton. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya