Berita

Foto/Net

Nusantara

Ribuan Buruh Khataman Al-Quran Sambut May Day

JUMAT, 28 APRIL 2017 | 15:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari Buruh Internasional 1 Mei tidak selalu diperingati dengan berunjuk rasa dan turun ke jalan. Namun ada cara yang lebih bermakna seperti dilakukan oleh lebih dari 5.000 buruh di Bekasi, Jawa Barat yang mengikuti khataman Al-Quran bersama gerakan Nusantara Mengaji.

Berlokasi di Masjid Baitul Mustofa, kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Jumat (28/4), lantunan Al-Quran menggema dan mengetuk pintu langit untuk memanjatkan doa bagi perubahan nasib buruh, dan tentunya mendoakan kondisi bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan menyambut Hari Buruh Internasional ini sejumlah tokoh nasional antara lain Menakertrans M. Hanif Dhakiri, Inisiator Nusantara Mengaji A Muhaimin Iskandar, dan Koordinator Nasional Nusantara Mengaji Jazilul Fawaid.


"Kerja itu penting tapi keberkahan lebih penting karena kehidupan kadang di atas kadang di bawah," kata Hanif Dhakiri menekankan pentingnya mengaji Al-Quran sebagai penopang spiritualitas kaum buruh.

Dia berharap, dengan khataman bersama buruh Nusantara Mengaji, Allah SWT memberikan keberkahan hidup yang positif di masa depan baik di dunia maupun di akhirat.

"Dengan khataman Al-Quran kehidupan spiritual buruh bisa menjadi kuat, karakternya mantap, dan bisa lebih produktif," tutur dia.

Koornas Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid, mengatakan kegiatan khataman ini adalah bentuk kepedulian pihaknya dalam merangkul buruh bersama-sama menguatkan aspek religiusitas yang menjadi modal penting meningkatkan produktivitas dan profesionalitas. Bagaimanapun khasiat Al-Quran bisa memberikan daya dorong terbukanya pintu langit agar doa-doa yang dipanjatkan mendapat ijabah dari Allah.

"Inisiatif kita ini insyaAllah mencetak sejarah sebagai kegiatan perdana di dunia yang menyambut May Day dengan khataman Alquran," kata Ketua Umum Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta ini.

Inisiator Nusantara Mengaji, A Muhaimin Iskandar mengatakan kegiatan ini adalah sebagai ikhtiar membangun bangsa, terutama menanamkan dan penguatan aspek mental dengan cara mengkhatamkan Alquran bersama.  

Menurut Cak Imin, begitu akrab disapa, khataman ini memiliki khasiat langasung dan tidak langsung dalam kehidupan. Semua jajaran pemerintah sudah bekerja keras untuk terus memperbaiki kehidupan bangsa supaya maju, adil, dan makmur dan mampu bersaing dgan negara lain. "Tapi kenyataannya kerja keras ini masih belum maksimal," kata dia.

Di sinilah, ungkap Cak Imin, pentingnya khataman Alquran dalam rangka memohon berkah kepada Allah agar bangsa ini menjadi bangsa yg maju dan adil serta mampu bersaing dengan bangsa lain. Bekerja untuk kemudian tawakkal kepada Allah merupakan cara terbaik bagi bangsa ini.

Cak Imin mengutip sebuah ayat Alquran yang berbunyi: "Faidza 'azamta fatwakkal 'alallah". Jika seseorang sudah bekerja keras, hendaknya mengiringinya dengan bertawakkal kepada Allah. Apalagi saat ini berkembang paham teroris yang tidak memahami aspek "azamta" dan "tawakkal" ini sehingga berakibat buruk bagi bangsa ke depan.

Cak Imin berharap dengan  khataman Alquran bersama di mana seluruh doa-doa dan dzikir ada di dalam Alquran dapat menolong kehidupan kita pada saat ini dan di masa mendatang. "Ya Allah dengan doa-doa yang ada di dalam Alquran semoga bangsa ini menjadi bangsa yang adil dan makmur," ujar Cak Imin mengaturkan doa. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya