Berita

Azmi Syahputra

Hukum

Dosen UBK: Belum Ada Hukum Pidana Nasional

RABU, 26 APRIL 2017 | 19:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi (Mahupiki) menyelenggarakan Simposium Nasional dan Pelatihan Hukum Pidana & Kriminologi di Universitas Nusa Cendana, Kupang, sejak Senin sampai Jumat mendatang (24-28/4).

Sebanyak 125 peserta yang terdiri dari dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia dan praktisi hukum menghadiri acara tersebut.

Salah satu peserta, Azmi Syahputra, menjelaskan simposium dan pelatihan itu sangat bermanfaat untuk melihat dan menyamakan penerapan hukum terhadap tindak pidana. Karena dalam praktiknya masih banyak kendala dalam pelaksanaan hukum pidana disebabkan perbedaan persepsi antara penegak hukum bahkan di antara akademisi.


Apalagi saat ini angka kejahatan tindak pidana sangat tinggi. Antara lain berkaitan dengan kejahatan seksual terhadap anak dan perempuan, tindak pidana perdagangan orang dan pencucian uang.

Makanya, Dosen Fakultas Hukum Universitas Bung Karno ini menilai, perlu menyamakan persepsi menuju pengesahan RKUHP dengan menggali dan menghidupkan kembali nilai-nilai hukum adat, dan kearifan lokal masyarakat. Karena yang kita miliki saat ini hanyalah hukum positif bukan hukum nasional.

"Karenanya dalam wadah simposium dan pelatihan ini akan menemukan formulasi filosfis sosiologis dan yuridis karakter hukum Indonesia. Khususnya arah pembangunan hukum pidana di Indonesia," ujar Azmi dalam pesan singkat yang diterima Redaksi (Rabu, 26/4). [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya