Berita

Rachmawati dan An Kwang Il/RMOL

Dunia

Rachmawati: Kim Jong Un dapat Mengambil Keputusan Terbaik Menghadapi Tekanan AS

SELASA, 25 APRIL 2017 | 21:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, diyakini dapat mengambil keputusan terbaik dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat dan sekutu.

Amerika Serikat mengerahkan armada dalam ukuran besar ke Semenanjung Korea. Tak kurang dari kapal induk USS Carl Vinson dan kapal-kapal perusak yang dilengkapi dengan peluru kendali berlayar melintasi perairan Indonesia dari Singapura menuju Semenanjung Korea. Armada ini tentu saja diiringi puluhan pesawat tempur Amerika Serikat

Tekanan AS kepada Korea Utara adalah cerita lama. Sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953, Amerika Serikat menempatkan tak kurang dari 35 ribu tentara di belahan selatan Semenanjung Korea, dan tak kurang dari 50 ribu tentara di Okinawa, Jepang.


Demikian disampaikan pendiri Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea, Rachmawati Soekarnoputri, di sela pembukaan seminar mengenai perjuangan bangsa Korea sejak zaman penjajahan Jepang di Hotel Park Lane, Jakarta, Selasa (25/4).

Pembukaan seminar yang diselenggarakan secara elektronik dan diikuti 14 partisipan dari kawasan Asia-Pasifik dihadiri juga oleh Dutabesar Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara, An Kwang Il, Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Ristiyanto dan Sekjen Teguh Santosa.

“Perlu juga kita catat, bahwa sebelum mengerahkan USS Carl Vinson, Amerika Serikat telah lebih dahulu menempatkan sistem pertahanan canggih mereka yang dikenal dengan nama Terminal High Altitude Area Defense (THAAD), dan telah menimbulkan komplikasi baru di kawasan. Republik Rakyat China dan Federasi Rusia mencurigai maneuver ini sebagai upaya Amerika Serikat memperluas kontrol atas kawasan Asia Timur,” sambung Rachma.

Rachma berharap perang tidak terjadi di Semenanjung Korea, karena bisa berdampak sangat luas.

“Saya percaya bahwa Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim Jong Un bisa mengambil keputusan terbaik menghadapi tekanan ini. Saya percaya Korea Utara mencintai perdamaian. Tetapi seperti yang juga disebutkan oleh pada pendiri bangsa kita bahwa kemerdekaan adalah yang lebih utama,” demikian Rachma. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya