Berita

Roy Suryo/Net

Politik

Warganet Minta Roy Suryo Teliti Foto Mirip Keponakan Prabowo

SABTU, 22 APRIL 2017 | 02:06 WIB | LAPORAN:

Seharian kemarin, dunia maya riuh membahas foto-foto tak senonoh dari seseorang yang berwajah mirip politisi Partai Gerindra Aryo Djodjohadikusumo. Foto-foto yang diduga keponakan Prabowo Subianto beredar sejak pagi dan viral di berbagai media sosial. Berbagai komentar dari warganet pun bermunculan.

Ada empat foto yang tersebar. Pria yang diduga Aryo ini tak berbusana bersama dengan dua wanita yang juga tak berbalut sehenai benang pun. Satu dari keempat foto tersebut ada yang didampingi dua wanita. Satu foto menunjukkan si pria tengah beradegan ranjang dengan si perempuan. Kemudian, keempat gambar tersebut disatukan dan ditambah dengan foto asli Aryo yang tengah memakai syal dan memegang mikrofon.

Entah siapa yang kali pertama menyebarkan foto-foto yang belum jelas keasliannya ini.  Foto-foto ini diposting oleh sebuah akun di salah satu forum dunia maya. Postingan yang dimaksud sudah dihapus, namun screenshoot-nya sudah telanjur beredar kemana-mana.


Meski belum tahu kepastian asli tidaknya foto tersebut, warganet sudah heboh duluan. Di twitter, foto panas itu menjadi bahan cuitan. Akun @wakilgubernurKW penasaran. "Siapa sih?" kicaunya sembari menautkan link berita terkait. Cuitan ini dijawab @diyahaudya. "Kayaknya Aryo Gerindra. Ponakannya Prabowo. Timses Anies," kicaunya.

Akun @pasar_iko menimpali dengan nyinyir. "Wuedyannnnn, dua broo. Minum jamu apa ya?" cuit dia. Akun @dagadgetboi berharap polisi mengusut tuntas. "Tolong jangan berakhir ngambang kayak tragedi kandang kambing! Ada endingnya dong kayak Ariel," cetusnya.

Pemilik akun @MiIndra mengimbau warganet untuk tak percaya begitu saja dengan peredaran foto-foto itu. "Biar dibuktikan dulu," pintanya. Cuitan ini diamini ‏ @akhyar_akhyar3. "Ayo pakar IT pornografi, buktikan bahwa orang itu bukan yang dimaksud," tantangnya.

Beberapa yang lain menilai peredaran ini fitnah dan pengalihan isu. "Pengalihan isu mungkin," duga @aldibambang. Ada juga yang terlihat cuek. "Alah, biaran itu bukan urusan Anda,” cuit @yusas_si_bolang.

Akun‏ @Arnowahyueka yakini, penyebaran foto-foto itu ada unsur politis terkait Pilkada DKI yang baru saja rampung. “Biasa itu lawan politik, kalah ya kalah ajalah jangan yang enggak-enggak beritanya."  Akun @NetizenTofa menimpali. "KALAH, sebar-sebar foto mesum editan. Keluarga Prabowo diserang. Ngaco ah. Legowo napa sih?"

Warganet‏ @florafalensia tak percaya dengan foto-foto itu. Dia pun mendukung Aryo. “Maju terus Aryo. Issue murahan dari pihak-pihak yang  tidak senang. Junjung tinggi moral itu lebih penting dari segalanya. GBU Aryo.”

Ada juga warganet yang memilih bercanda menyikapi beredarnya foto-foto syur itu. Akun‏ @just_onoy nyolek pengamat telematika Roy Suryo. "Panggil donk om Roy,” cuitnya. "Coba dianalisa keasliannya bro @KRMTRoySuryo," samber @IdaBagusArya.

Akun @ikephp jengkel. “TL rame ngomongin foto mesum anak petinggi partai. Hadeeeh siapa sih. Gemes banget enggak nemu info lebih lanjut dari tadi.”

Pihak Gerindra ramai-ramai melakukan pembelaan terhadap Aryo. Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Poyuono ‎memastikan foto tersebut bukan Aryo. Dia mengaku sudah mengklarifikasi langsung Aryo ihwal foto itu. "Saya yakin kok masyarakat tidak akan percaya dengan foto-foto mesum Aryo. Yang pasti itu bukan foto Aryo dan sudah saya tanyakan langsung. Itu hanya hasil croping-an dan rekayasa," kata Arief.

Menurut Arief, foto mesum mirip Aryo sengaja disebarkan untuk menghancurkan kredibilitas jubir Anies-Sandi dan Partai Gerindra itu. Dia juga menduga, foto-foto tersebut sengaja disebar pihak tertentu untuk menyerang Anies-Sandi, yang baru memenangi Pilkada DKI.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut, foto mirip Aryo itu sudah diedit. Dia juga sudah mengkonfirmasi ini kepada Aryo. "Karena sangat berbeda dengan Aryo. Saya pastikan itu bukan foto yang bersangkutan," ujarnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya