Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Keberangkatan Jamaah Umroh Tertunda, Ini Penjelasan Dari First Travel

SABTU, 22 APRIL 2017 | 00:45 WIB | LAPORAN:

Tertundanya pemberangkatan sejumlah jamaah umroh First Travel  beberapa waktu terakhir merupakan efek dari kerasnya persaingan bisnis umroh di  dalam negeri.

Direktur Utama First Travel Andika Surachman menjelaskan bahwa penundaan keberangkatan jamaah umroh karena adanya sejumlah pelaku yang tergabung dalam empat  asosiasi melakukan pemboikotan terhadap pengurusan visa dan paspor Jamaah Umroh  First Travel, termasuk  kasus yang berhubungan dengan pemutusan kontrak First Travel dengan pihak maskapai penerbangan Tanah Air.

"Kondisi inilah yang menjadi penyebab terganggunya jadwal dan keberangkatan Jamaah Umroh Firts Travel ke tanah suci," katanya di Jakarta.


Menurut dia, upaya tersebut merupakan wujud pendzaliman, karena sangat merugikan jamaah. Dia mengingatkan, program promo yang ditawarkan First Travel adalah upaya membantu jamaah untuk melaksanakan perjalanan suci ke Tanah Haram.

"Jadi bukan sekadar tur wisata untuk bersenang-senang kami masih terus berupaya menyelesaikan semua persoalan agar Jamaah bisa berangkat umroh dengan lancar dan tenang," terang Andika.

Menurut Andika, dirinya  beserta jajarannya  sudah dipanggil Kemenag pada Selasa (18/4) siang lalu dan diterima oleh Direktur Umrah dan Haji Khusus Muhajirin Yanis untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan duduk permasalahan sebenarnya. Berkaitan dengan masalah tersebut, First Travel pun  tengah berusaha menyelesaikan segala problem yang berkenaan dengan penundaan pemberangkatan umroh  2017.

Salah satu  solusi yang sempat ditawarkan  First Travel adalah dengan mencarter pesawat SA (Saudi Arabia) yang dapat menjamin visa.

Konsekuensinya, ada biaya tambahan dari Jamaah karena harga tiket pada bulan Rajab dan Ramadhan selalu lebih tinggi daripada waktu biasa.

Saat ini, First Travel  juga kembali mendata ulang seluruh Jamaah yang sudah mendapatkan First Travelar program promo dan masih tertunda keberangkatannya dengan memprioritaskan pendataan First Travelar terdepan.

"Kami mohon para jamaah tetap sabar dan tenang, serta mendoakan penyelesaian terbaik untuk keberangkatan ibadah suci  yang sudah ditunggu-tunggu," pintanya.

Tak urung kondisi tersebut mengundang komentar  para jamaah First Travel. Salah satu jamaah Umroh Promo First Travel, Anwar berharap persaingan bisnis jangan menyusahkan konsumen.

"Sebaiknya persaingan dilakukan dengan cara sehat, bukan pemboikotan seperti ini karena Jamaah yang dirugikan kitakan mau menjalankan ibadah Umroh," terangnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya