Berita

Politik

Bisa Saja Penyebaran Foto Syur Mirip Keponakan Prabowo Serangan Politik

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 19:23 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Puyuono mengakui partainya sudah tahu ada foto syur sosok mirip keponakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Aryo Hasjim Djojohadikusumo.

"Iya (Partai Gerindra) sudah tahu," akunya ketika dikonfirmasi wartawan, Jum'at (21/4).

Ditegaskannya bahwa jika benar foto yang beredar luas itu memang benar Aryo, maka hal itu merupakan tanggungjawab pribadi. Bukan tanggungjawab partai. Namun, dia menekankan bahwa foto itu bisa saja bukan Aryo. Tapi foto itu sengaja disebarluaskan oleh lawan politik yang tak terima calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta usungan Partai Gerindra, Anies Baswedan - Sandiaga Uno menang di Pilgub.


"Sebagai serangan (lawan politik). Itu kan sebuah serangan politik, keluar setelah Anies-Sandi menang. Dan kalau benar itu tanggungjawab pribadi, bukan partai," tegasnya

Untuk membuktikan apakah foto itu benar Aryo atau tidak, Arief bilang bukti foto itu harus di uji oleh ahli di laboratorium.

"Itu harus dibawa ke laboratorium dulu. Bener ga? Tanya juga ke ahli IT. saya sendiri baru melihat sepintas-pintas aja," katanya.

Lebih lanjut Arief mengaku sudah bertanya langsung ke Aryo terkait kebenaran foto itu.

"Aryo sih ngomong itu bukan foto dia," akunya.

Dipertegas apakah partainya akan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, Arief bilang belum.

"Pokoknya, ini kan sudah dibantah Aryo ini tidak benar. Semua harus percaya dong sama pihak yang dituduhkan. Kalau mau diurek-urek sih bisa saja. Yang penting Aryo sudah mengaku itu bukan foto dia.‎ Kalau ada polemik ya monggo saja, kita laporkan," tegasnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya