Berita

Liona N. Supriatna/net

Hukum

BLC: Novel Korban Tindakan Barbar Untuk Meneror KPK

SELASA, 11 APRIL 2017 | 19:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penyerangan menggunakan air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, adalah ancaman terhadap penegakan supremasi hukum.

Demikian disampaikan Presiden Bandung Lawyers Club Indonesia (BLC Indonesia), Liona N. Supriatna. Ia mengutuk keras serangan air keras ke Novel Baswedan.

Dia yakin, serangan yang berlangsung pada Selasa subuh (11/4) itu berkaitan dengan penanganan berbagai skandal mega korupsi di KPK.


"Teror terhadap pejabat KPK tidak boleh melemahkan semangat untuk memberantas kejahatan yang dilakukan secara sistemik oleh koruptor di negara ini dan akibat perbuatannya menyengsarakan rakyat secara masif, meluas," ujar Liona dalam siaran persnya.

BLC Indonesia juga menyatakan dukungan kepada Polri untuk mengusut tuntas siapa dalang atau aktor intelektual di balik serangan terhadap Novel Baswedan.

"Penyiraman air keras adalah bentuk perbuatan manusia barbar untuk meneror KPK, agar gentar atau takut untuk mengusut kasus mega korupsi di Indonesia. Karena itu harus dilawan dengan sekuat tenaga demi tegaknya hukum di Indonesia," tegas Liona. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya