Berita

Rizal, Andi dan Choel Mallarangeng/net

Hukum

Rizal Mallarangeng: Kalau Bisa, Saya Pun Ingin Dipenjara

SENIN, 10 APRIL 2017 | 16:16 WIB | LAPORAN:

Rizal Mallarangeng turut menghadiri sidang perdana kasus adiknya, Choel Mallarangeng, yang menjadi pesakitan kasus aliran dana proyek Hambalang.

Oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Choel didakwa mengatur proyek kawasan olahraga terpadu Hambalang bersama-sama kakak tertuanya, Andi Alfian Mallarangeng.

Ditegaskan Rizal, Choel memang sudah mengaku bersalah sejak 5 tahun lalu. Itu dibuktikan dengan langkahnya mengembalikan uang yang diterimanya dan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.


"Choel kan sudah mengaku itu salah. Dia sudah dihukum secara tidak langsung selama 5 tahun. Dia sudah mengembalikan uangnya dan dia bilang dia siap dipenjara sejak 5 tahun lalu," kata Rizal usai mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, (10/4).

Rizal mengatakan, Choel menyesal proyek Hambalang yang seharusnya memberi kontribusi positif bagi Indonesia malah terbengkalai akibat kasus korupsi ini.

Tak hanya Choel, Rizal mengakui bahwa semua anggota keluarganya ikut menanggung rasa bersalah. Rizal sendiri merasa bersalah karena gagal mencegah kakak dan adiknya melakukan perbuatan korup. Dia mengklaim tidak mengetahui perihal aliran uang tersebut.

"Ada proyek yang bagus bagi Indonesia, jadi gagal. Kita semua merasa bersalah. Kalau perlu saya dihukum kok, saya enggak bisa mencegah adik dan kakak saya terlibat dalam sesuatu yang mestinya kami berkontribusi," tegas Rizal.

Rizal menyampaikan bahwa ia dan seluruh keluarganya meminta maaf atas terjadinya kasus ini.

"Keluarga di belakang. Kami semua menyayangkan, semua minta maaf. Kami ingin membantu Indonesia kok malah ikut dalam situasi yang membuat Indonesia rugi. Kalau bisa dipenjara, saya juga pingin dipenjara," tandasnya. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya