Berita

Maruarar Sirait/RMOL

Politik

Maruarar Sirait: Demi Pancasila Kita Harus Bersatu

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 16:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL.  Sebagai ideologi negara yang hidup, Pancasila harus terus menerus dikampanyekan. Pancasila pun harus disosialiasikan kepada kader-kader bangsa, para pemuda dan pemudi yang merupakan para pemimpin di masa mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, saat melepas sekitar 10 ribu peserta Kirab Kebangsaan di Halte Velodrome, Jalan Pemuda, Jakarta Timur (Minggu, 9/4).

Maruarar yakin dan bisa memastikan bahwa mayoritas rakyat Indonesia adalah pendukung utama Pancasila. Namun selama ini lebih banyak di antara mereka yang memilih diam di tengah kondisi yang terlihat ada gejala mengancam ideologi bangsa ini.


Ia juga menegaskan bahwa kegiatan yang dihadiri oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah  dan tokoh perempuan Nahdlatul Ulama (NU) ini sama sekali bukan untuk kampanye apa-apa, apalagi kampanye Pilkada. Ini merupakan gerakan murni untuk mengkampanyekan Pancasila.

"Banyak di antara kita yang silent majority. Maka kegiatan ini bagian dari Parade Kebangsaan dalam mengampanyekan Pancasila agar terus tumbuh dan hidup serta diamalkan di tengah-tengah masyarakat dalam kehidupan sehari-sehari. Di tengah gerakan radikalisme yang tumbuh di anak-anak remaja kita harus jadi pendukung utama Pancasila yang radikal dan mlitan," ungkap Maruarar.

Acara Kirab Kebangsaaan dengan tema "Bersatu Kita Teguh dalam Kebhinnekaan" ini digelar oleh TMP. Kirab Kebangsaan yang sama sudah dilaksanakan di berbagai kota/kabupaten seperti Bogor, Bandung, Subang, Karawang, dan Semarang.

Meski TMP merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan, Maruarar juga menegaskan bahwa acara kirab budaya ini melibatkan semua elemen bangsa dari ragam suku, agam dan identitas politik. Di Bogor misalnya bekerja sama dengan Walikota Bima Arya yang merupakan politikus PAN dan di Karawang bekerja sama dengan Cellica yang merupakan politikus Demokrat.

"Demi Pancasila kita harus bersatu padu semuanya. Kita harus berada kelompok die hard demi Pancasila," ungkap Maruarar, dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Satkornas GP Banser Alfa Isnaeni, serta perwakilan dari AMPI dan Garda Nasdem ini.

Acara ini juga disertai dengan parade kebudayaan dan kesenian dari berbagai daerah di Indonesia. Selain marching band dari beberapa sekolah di Jakarta juga ada marawis, tanjidor, sisingaan, barongsai, rebana, ondel-ondel, Pencak silat, juga tarian dari kalimantan. Acara juga dimeriahkan dengan ragam kuliner nusantara. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya