Berita

Foto/RMOL

Politik

Pemuda Muhammadiyah Babel Galang Dana Buat Nyaur Semen Indonesia

JUMAT, 07 APRIL 2017 | 10:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung (Babel) menggelar aksi solidaritas atas nasib yang menimpa para petani Kendeng, Rembang, Jawa Tengah, Jumat (7/4). Aksi solidaritas digelar dengan pengalangan koin untuk bantu para petani melawan pabrik Semen Indonesia.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) menggelar acara ini secara serentak di setiap amal usaha Muhammadiyah di Bangka Belitung mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.

Koordinator Aksi Heru Kurniawan menjelaskan bahwa ada 6 PDPM yang lakukan aksi serentak urunan koin, yaitu PDPM Kota Pangkalpinang, PDPM Bangka Barat, PDPM Bangka Selatan, PDPM Belitung, PDPM Beltim, dan PDPM Bangka. Dalam aksi serentak ini juga terlibat sekretaris PW NA,  dan Ketua PW IPM.


"Gerakan ini kita lakukan untuk membantu saudara kita para mustada'afin. Karena karakter kader perserikatan Muhammadiyah memiliki nalar gerakan keberpihakan pada kaum yang lemah," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi.

Dijelaskan Heri, Petani Kendeng saat ini terancam akan kehilangan kelestarian lingkungan jika pabrik semen terus beroperasi. Dalih sampai detik ini, pabrik Semen Indonesia tetap dipertahankan karena alasan telah mengelontorkan investasi Rp 5 triliun.

"Urunan koin ini adalah bentuk solidaritas rakyat bersama petani kendeng untuk nyaur (bayar) pabrik Semen Indonesia. Barangkali urunan koin dapat segera mengganti Rp 5 triliun investasi pabrik semen," ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta Presiden Jokowi segera mencabut segala bentuk izin terhadap pabrik semen lingkungan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo.

"Termasuk, segera menghentikan kegiatan penambangan oleh pabrik semen yang dinilai merusak lingkungan," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya