Berita

Dunia

Hamas Eksekusi Tiga Kolaborator Israel Di Gaza

KAMIS, 06 APRIL 2017 | 19:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok Hamas yang menguasai wilayah Gaza Palestina mengeksekusi tiga warga setempat pada hari ini (Kamis, 6/4).

Eksekusi dilakukan karena ketiganya dinilai berkolaborasi dengan Israel.

Ketiganya dikabarkan dieksekusi dengan cara sadis, yakni digantung di hadapan orang banyak sebagai bentuk kampanye bagi warga setempat yang bekerjasama dengan agen Israel.


Para pemimpin Hamas dan pejabat, bersama dengan kepala klan Gaza dan kepala keamanan setempat, menyaksikan eksekusi di halaman markas polisi utama daerah kantong itu.

Kementerian Dalam Negeri Hamas mengatakan, para pria, berusia 32, 42 dan 55 tahun itu dihukum karena pengkhianatan dan mata-mata untuk pihak asing yang bermusuhan dan telah memberikan informasi yang membantu Israel.

Sejak merebut kendali Gaza dari partai Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada tahun 2007, Pengadilan Hamas telah menjatuhi 106 hukuman dan 22 eksekusi.

Kelompok HAM yang berbasis di Amerika Serikat Human Rights Watch mengecam eksekusi itu.

"Otoritas Hamas tidak akan pernah mencapai keamanan atau stabilitas sejati melalui penembak regu atau dengan tiang gantungan, melainkan melalui menghormati norma-norma internasional dan aturan hukum,” kata Sarah Leah Whitson, direktur eksekutif dari divisi Timur Tengah dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya