Berita

rajaampat/net

Bisnis

Soal Raja Ampat, Komisi IV DPR: Kajian Ekonomi dan Ekologinya Mana?

RABU, 05 APRIL 2017 | 17:03 WIB | LAPORAN:

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk membuat kajian ekologis dan ekonomis terhadap kerusakan terumbu karang di Raja Ampat.

"Komisi IV meminta pemerintah untuk segera membuat kajian ekologis dan ekonomis, juga penegakan hukum sesuai perundangan harus dilakukan oleh pemerintah," ungkap anggota Komisi IV DPR RI Herman Khaeron di ruang sidang, Senayan, Jakarta, Rabu (5/4).

Herman menjelaskan, DPR akan menunggu dalam waktu dekat hasil kajian pemerintah yang dilakukan oleh kementerian terkait. Terkait revitalisasi terumbu karang, menurut Herman belum menjadi sorotan yang mendesak untuk dilakukan.


"Kita evaluasi ekonomi dulu, lah. Kerugiannya berapa nanti baru kita tuntut (revitalisasi). Kalo revitalisasi jadi tugas LHK kasihan juga nanti uangnya habis disitu,"kata politisi partai Demokrat itu.

Kapal pesiar MV Caledonian Sky berbendera Bahama itu menabrak terumbu karang Raja Ampat pada Sabtu (4/3) lalu. Menyikapi hal itu, pemerintah membentuk tim investigasi yang terdiri dari Kemenko Kordinator Maritim, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementrian Kehutanan.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya