Berita

Foto/Net

Bisnis

Bos Baru Citilink Ditugasin Perluas Pasar Domestik

Gantikan Albert Burhan
SENIN, 03 APRIL 2017 | 08:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Garuda Indonesia akhirnya menunjuk secara resmi Juliandra Nurtjahjo sebagai Direktur Utama Citilink Indonesia yang kosong sejak tiga bulan lalu pasca-ditinggal Albert Burhan. Penunjukan Juliandra dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar Jumat (31/3).

Juliandra sendiri bukan sosok asing di dunia maska­pai penerbangan, sebelumnya ia menjabat Direktur Utama Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia.

Komisaris Utama PT Citilink Indonesia Arif Wibowo mengatakan, sebagai 'Pilot Anyar' Citilink, Juliandra punya segu­dang pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dikerjakan.


"Jajaran direksi Citilink yang baru ini mendapat tugas khusus untuk memperluas pasar domes­tik Citilink di tengah kompetisi yang semakin ketat," kata Arif di Jakarta.

Selain itu, lanjut Arif, direksi baru harus fokus melanjutkan pertumbuhan positif yang telah dicapai Citilink dalam beberapa tahun terakhir.

"Posisi Citilink harus bisa di­lihat sebagai bagian dari strategi keseluruhan Garuda Indonesia Group, dengan fokus menjaga keunggulan persaingan di pener­bangan berbiaya murah sehingga mempertahankan ketangguhan Garuda Indonesia," kata Arif yang juga Dirut Garuda Indo­nesia.

Ia menambahkan, ke depan maskapai penerbangan berbiaya rendah tidak lagi bermain di penerbangan jarak pendek, namun akan memasuki pener­bangan jarak menengah.

"Disini Citilink sudah harus mempersiapkan strategi dalam menghadapi tantangan terse­but," tambah Arif.

Selain menunjuk Juliandra, RUPS juga menunjuk Direktur Operasional Arry Kalzaman Sudarmadji dan Direktur Kom­ersial Andy Adrian.

Dikatakan Arif, background Juliandra yang berasal dari ling­kungan dalam Garuda Indone­sia Group diharapkan mampu melakukan akselerasi bagi per­tumbuhan Citilink yang diproyek­si sebagai agent of growth dan agent of development.

Salah satu pertimbangan ter­pilihnya Juliandra adalah ke­mampuannya dalam mengelola dan mempertahankan standar safety serta dunia marketing selama memajukan GMF AeroAsia.

Sebelum diangkat menjadi Dirut GMF AeroAsia, Juliandra menjabat sebagai Direktur Line Operation lebih kurang setahun. Pada awal karirnya, pria asal Jakarta itu juga sempat bekerja di PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) selama 8 tahun.

Sedangkan Arry Kalzaman Soedarmadji, lulusan Flightine Aeronautical College, Admore, Selandia Baru, sebelumnya men­jabat sebagai Chief Pilot Citilink Indonesia dan dalam masa transisi direksi ia menjabat sebagai Plh Direktur Operasional Citilink menggantikan Hadinoto Soedig­no. Sedangkan Andy Adrian sebe­lumnya menjabat sebagai Direksi Komersial Air Asia Indonesia.

Genjot Daya Saing

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, Juliandra memi­liki tugas berat untuk menggen­jot daya saing Citilink dengan meningkatkan On Time Perfor­mance.

"Dirut baru juga harus men­ingkatkan kualitas pelayanan, efisiensi & perluas jaringan agar bisa mendongkrak citra maska­pai penerbangan berbiaya mu­rah," kata Alvin kepada Rakyat Merdeka.

Selain itu, lanjut Alvin, Ju­liandra juga harus membawa Citilink meningkatkan penda­patan dari sumber non-ticket dan membawa dampak signifi­kan bagi pengembangan bisnis Garuda Indonesia Grup.

"Tapi tetap harus menguat­kan budaya perusahaan yang efisien, innovatif & kompetitif," tegasnya.

Seperti diketahui, sebelum di­isi Juliandra, kursi Dirut Citilink ditempati Albert Burhan. Albert mundur setelah insiden pilot Citilink yang diduga mabuk saat akan menerbangkan pesawat dari Bandara Juanda, Surabaya ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pada 28 Desember 2016. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya